Gus Irfan Tegas Hentikan Sementara Wacana War Tiket Haji

Pesantenanpati.com – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (RI), Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan menegaskan bahwa wacana pembelian tiket haji dengan menggunakan sistem ‘war’ untuk sementara diberhentikan.

Dalam Rapat Kerja bersama dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa (15/04/2026), Gus Irfan mengaku jika saat ini pihaknya lebih berfokus pada agenda terdekat, yaitu pemberangkatan haji 1447 Hijriah yang akan dilaksanakan di akhir Mei 2026.

“Saya akui ‘war tiket’ memang wacana sedang kita bahas di Kementerian Haji dan kalau ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang yang pertama melontarkan istilah ‘war tiket’ ini dan masih terlalu prematur ya kami akan tutup dulu sampai hari ini,” jelas Gus Irfan.

Melansir dari CNBC Indonesia, sistem ‘war tiket’ haji diketahui merupakan salah satu wacana dari Kementerian Haji (Kemenhaj) RI yang dimaksudkan dengan pembaruan mekanisme pelaksanaan ibadah haji tanpa antre.

Menurut Gus Irfan, wacana sistem ‘war tiket’ haji di Indonesia ini sebelumnya berangkat dari adanya pemikiran progresif melalui internal Kemenhaj, termasuk yang telah diinisiasi oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah.

BACA JUGA :   Dikabarkan Hilang, Ternyata Ketua DPRD Rembang Ditahan di Arab Saudi

Hal tersebut ditujukan sebagai bagian dari solusi agar para calon jemaah tidak perlu lagi menunggu antrean terlalu lama untuk melaksanakan pemberangkatan ke Tanah Suci.

Berdasarkan prosedur yang sempat dijelaskan, skema ‘war tiket’ haji ini nantinya akan dilaksanakan melalui pengumuman dari Pemerintah Pusat terkait biaya haji tahun berjalan dengan pembukaan pendaftaran di tanggal tertentu.

Atas skem tersebut, setiap lini masyarakat yang dilaporkan secara finansial maupun fisik mumpuni akan bisa langsung melakukan pendaftaran dan berangkat ke Tanah Suci pada tahun yang sama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *