Pati, Pesantenanpati.com – Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra melarang adanya pungutan di sekolah. Sebagai gantinya, sekolah disarankan untuk menggelar wisata ke destinasi lokal.
Selain untuk meringankan beban orang tua, saran tersebut juga bisa membantu mendongkrak ekonomi daerah.
Pihaknya juga mengaku telah mengeluarkan edaran resmi yang melarang adanya pungutan di sekolah negeri.
“Kemarin kami sosialisasikan tidak boleh ada pungutan-pungutan di sekolah negeri, apapun alasannya. Untuk komite dan yang lainnya sudah kita keluarkan edaran untuk dilarang,” ujarnya.
Lewat kebijakan tersebut, diharapkan bisa membantu menggerakkan ekonomi lokal termasuk UMKM Pati.
“Kami arahkan agar wisata siswa cukup di dalam daerah saja. Ini supaya ekonomi lokal bergerak, UMKM kita bisa ikut merasakan dampaknya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Risma juga menyoroti infrastruktur yang masih membutuhkan penataan ulang. Serta sektor kesehatan yang perlu ditingkatkan kualitas pelayanannya utamanya terkait jam layanan.
“Puskesmas tidak hanya melayani di pagi hari, tetapi juga akan melayani di sore hari, supaya pelayanan ini lebih merata di semua wilayah,” tambahnya. (*)







