5 Kasus Misterius Pembunuhan dan Bunuh Diri Masal

Pesantenanpati.com – Beberapa kejadian misterius yang sempat menggemparkan dunia masih menimbulkan banyak pertanyaan. Meski sudah terjadi puluhan tahun lalu, banyak orang yang masih belum menerima pengungkapan pihak berwenang yang sepertinya sudah menemui jalan buntu. Nah, kasus-kasus di bawah ini masih dianggap sebagai pertanyaan dan keanehan yang belum terungkap. Inilah beberapa kasus kematian misterius yang belum terungkap.

  1. Kasus Pembunuhan Setagaya

Salah satu kasus pembunuhan di Jepang yang masih menjadi misteri adalah bencana yang menimpa keluarga Miyazawa di Setagaya, Jepang pada tanggal 30 Desember 2000. Kepolisian Jepang hingga saat ini masih meminta bantuan masyarakat untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Sebuah peristiwa yang terjadi 23 tahun yang lalu hasilnya masih nihil. Empat anggota keluarga Miyazawa dibunuh secara brutal di rumah mereka sendiri. Uniknya, segudang bukti antara lain darah, DNA, kotoran, sidik jari, pakaian, dan cetakan sepatu para pelaku ternyata tertinggal di tempat kejadian perkara.

Namun, mencocokkan semua data jutaan warga Jepang tidak menghasilkan satu kesimpulan pun. Polisi menyimpulkan pelaku adalah WNA alias bukan warga negara Jepang. Sayangnya, pelaku pembunuhan sadis ini belum diketahui secara jelas. Nyatanya, polisi Jepang seolah-olah bekerja sendiri, karena beberapa negara asing menolak membantu kasus tersebut.

  1. Hilangnya kapal besar USS Cyclops pada tahun 1918

Lebih dari seratus tahun yang lalu, dunia dikejutkan dengan berita hilangnya kapal besar USS Cyclops pada 4 Maret 1918 di Segitiga Bermuda. Menurut makalah sejarah, USS Cyclops membawa 306 awak kapal dan 11 ribu ton makanan ke Perang Dunia Pertama.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap Pelaku Perempuan Bertato Kupu-Kupu di Demak

Menilik sejarah perjalanannya sejak tahun 1910 ini, rasanya sangat aneh jika kapal sepanjang 167 meter itu tiba-tiba menghilang di laut lepas. Bahkan, dilengkapi dengan sistem komunikasi canggih pada masanya.

Ada dua kesimpulan yang ditarik selama penyelidikan. Pertama, kapal tenggelam akibat badai dan gelombang besar. Kedua, kompleks kapal dihancurkan oleh serangan kapal perang Jerman.

Para ahli lebih memilih pendapat kedua, karena USS Cyclops adalah salah satu aset militer terbaik Angkatan Laut AS saat itu. Namun, penjelasan ini menyisakan begitu banyak pertanyaan yang belum terjawab.

  1. Bunuh Diri Massal Jonestown tahun 1978

Kejadian aneh ini terkesan begitu ironis. Sebanyak 912 orang sengaja memutuskan melakukan pembunuhan massal pada 18 November 1978 di Jonestown. Wilayah ini merupakan wilayah terpencil di Guyana yang bahkan tidak memiliki nama resmi di peta.

Laman Britannica menjelaskan bahwa Jim Jones, pemimpin sekte dari banyak jemaat, terlibat dalam acara penting ini. Sayangnya, sifat dan kepribadiannya yang sangat paranoid membuatnya mudah depresi, dengan pikiran kacau bahkan halusinasi.

BACA JUGA :   Pelaku Pembunuhan Sadis di Boyolali Ditangkap, Terancam Hukuman Mati

Pada puncaknya, sekte yang dipimpin oleh Jones terlibat dalam penyerangan dan pembunuhan delegasi Amerika yang mengunjungi Guyana saat itu. Karena panik, Jim Jones mendesak jemaahnya untuk segera melakukan ritual sakral minum anggur yang dicampur sianida.

Bayi dan anak-anak mabuk lebih dulu. Akibatnya, 912 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam bunuh diri massal yang menjadi peristiwa terparah di dunia saat itu. Apakah mereka di hipnotis? Atau dalam hal ini supranatural? Nah, kesimpulannya tetap mengarah pada bunuh diri massal karena fanatisme ideologi mempengaruhi psikologi banyak orang.

  1. Pembajakan pesawat yang menghilang tanpa jejak

Salah satu kasus paling misterius di dunia adalah pembajakan pesawat oleh seseorang yang di juluki DB Cooper. Situs resmi FBI melaporkan bahwa pada 27 November 1971, seseorang bernama Den Cooper membeli tiket pesawat sekali jalan dari Oregon ke Washington.

Nah, dari sinilah cerita misteri itu di mulai. Di pesawat, Cooper memberi tahu pramugari bahwa dia membawa bom di tasnya. Dia meminta empat parasut dan uang tunai $200.000. Setelah mencapai Washington, Cooper melepaskan semua penumpang dan memerintahkan pilot untuk menerbangkan pesawat ke Meksiko. Tanpa di duga, dia terjun payung dalam perjalanan dan jejaknya di nyatakan hilang. Beberapa kesimpulan di ambil dari penelitian tersebut.

BACA JUGA :   Telaga Sarangan, Wisata di Jawa Timur yang Menyimpan Cerita Misteri

Pertama, Cooper adalah penerjun payung profesional yang membajak pesawat untuk bersenang-senang. Kedua, Cooper adalah mantan prajurit terlatih yang menghilangkan tanda dengan mudah. Faktanya, semua penelitian sejauh ini sia-sia.

  1. Kisah kematian tragis sembilan pendaki Dyatlov Pass

Pada bulan Februari 1959, sekelompok pendaki mendaki Dyatlov Pass, sebuah pegunungan di Rusia. Pendaki itu terdiri dari tujuh laki-laki dan dua perempuan.

Seiring waktu berlalu, manajemen dan security Dyatlov Pass mengabarkan ke tujuh pendaki tersebut hilang. Tragisnya, beberapa minggu kemudian, regu pencari menemukan sembilan pendaki yang meninggal secara tidak wajar.

Tengkorak, tulang dada, dan hampir semua bagian tubuh di temukan hancur di suatu tempat. Kematian yang tidak biasa ini mendorong media lokal untuk menyebutnya sebagai kekuatan alam yang tidak di ketahui. Pemerintah Soviet juga kemudian menyembunyikan kejadian itu, yang pada gilirannya membuat spekulasi semakin liar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *