Hewan yang Punya Kemampuan Ramal Cuaca Buruk

Pesantenanpati.com – Saat cuaca buruk akan terjadi, hewan-hewan tertentu biasanya menunjukkan perilaku yang berbeda dari biasanya.

Perubahan perilaku inilah yang bisa dijadikan pertanda bagi manusia bahwa suatu bahaya akan terjadi. Hewan apa sajakah yang bisa memberikan pertanda itu?

Berikut ini hewan yang punya kemampuan ramal cuaca buruk.

Kucing

Kucing merupakan hewan yang sering kita temui dan lumrah ada di setiap rumah.  Kucing tidak hanya memiliki indra penciuman yang tajam, tetapi juga pendengaran yang hebat.

Sama seperti burung, kucing juga dapat merasakan perubahan tekanan pada atmosfer beberapa saat sebelum hujan turun.

Para kucing bahkan bisa mendengar suara gemuruh petir dari tempat yang cukup jauh. Sehingga ketika badai belum tiba, kucing peliharaan Anda mungkin sudah tahu lebih dulu.

Katak

Katak adalah hewan yang sangat membutuhkan air. Air menjadi satu-satunya tempat di mana mereka bisa meletakkan telur-telurnya. Seekor katak juga sangat sensitif terhadap perubahan. Oleh karena itu, ia bisa mendeteksi perubahan iklim dan atmosfer.

BACA JUGA :   Cara Install GB WhatsApp Versi Terbaru!

Termasuk saat suhu yang mulai turun dan berubah menjadi lebih dingin dari seharusnya. Apabila hal tersebut terjadi, katak akan bersuara lebih keras dan lebih panjang dari yang biasanya mereka lakukan saat cuaca cerah.

Sapi

Pada masa lalu, masyarakat terutama para petani percaya bahwa sapi bisa meramalkan cuaca.

Meskipun sapi tidak bisa memprediksi semuanya, tetapi setidaknya para sapi bisa meramalkan kapan badai akan datang.

Hal yang menjadi patokan para petani adalah apabila kawanan sapi berbaring di ladang, maka berarti hujan badai akan datang. Hal ini disebabkan karena sapi bisa merasakan suhu udara yang turun, dan mereka akan segera meringkuk di ladang untuk membuat tempatnya berbaring dapat tetap kering.

Selain itu, apabila seekor sapi menghadap ke barat maka mengartikan udara akan cerah. Sedangkan apabila sapi menghadap ke timur, maka artinya hujan akan datang.

Domba

Domba dapat menjadi peramal cuaca. Ketika sekawanan domba berkumpul bersama, maka bisa diprediksi bahwa badai akan segera menerjang mereka. Baik itu badai hujan maupun salju.

BACA JUGA :   Barcode : Kosakata Tentang Kondisi Mental Viral di Medsos

Para domba berkumpul karena akan menghadapi cuaca buruk tersebut untuk saling melindungi satu sama lain. Selain berlindung dari cuaca buruk, para domba juga berkumpul bersama untuk melindungi diri dari para pemangsa.

Burung

Burung merupakan hewan yang tidak suka apabila kehujanan. Para burung sangat sensitif terhadap perubahan cuaca yang terjadi di atmosfer.

Mereka bisa merasakan perubahan tekanan pada atmosfer yang menjadi pertanda akan datangnya badai atau hujan. Hal yang perlu Anda ingat adalah ketika akan terjadi hujan atau badai, maka para burung akan terbang untuk mencari tempat hinggap atau berlindung di sarang hingga hujan reda.

Semakin rendah burung terbang, semakin buruk cuaca di tempat itu. Hal ini dikarenakan burung akan merasa kesakitan jika terbang di langit, sesaat sebelum badai datang.

Biasanya sebelum badai datang, tekanan di langit memang menjadi lebih besar. Sedangkan apabila semakin tinggi burung terbang, semakin cerah cuaca di tempat itu.

Semut

Baik semut merah maupun semut hitam bisa merasakan perubahan cuaca. Apabila mereka membangun gundukan lebih tinggi dan kokoh dari biasanya, maka Anda perlu waspada. Hal tersebut bisa jadi tanda mereka sedang bersiap menghadapi cuaca buruk. (*)

BACA JUGA :   3 Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Asma

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *