Tahun 2023 Pemkab Rembang Akan Bangun Rumah Permanen Warga yang Terdampak Tanah Bergerak

Pesantenanpati.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz meninjau kondisi pemukiman warga akibat dari fenomena tanah bergerak di Kecamatan Rembang, Rabu (7/12/2022).

Diketahui, fenomena tanah bergerak dan anjlok terjadi di Dusun Grajen Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang pada pertengah bulan November kemarin.

Dalam kunjungannya, Bupati Hafidz meninjau dua rumah hunian sementara yang ditempati keluarga terdampak tanah gerak itu. Di sana Bupati Hafidz menghibur Suyati dan Suyatno sekaligus berbagi rejeki.

Hafidz mengatakan mereka saat ini tinggal di rumah hunian sementara. Tahun depan rencananya Pemkab akan membuatkan rumah permanen.

Ia menjelaskan terkait pembangunan rumah warga yang terdampak, tetap di lokasi semula atau pindah masih menunggu penelitian dari tim geologi.

“Rencana tahun depan kita akan bangun nanti serahkan. Biar ahli yang menanganinya,” kata Hafidz.

Korban tanah gerak Bu Suyati mengungkapkan terima kasih atas kepedulian Pemkab dan pihak lainnya yang telah berpartisipasi dengan kondisi ini.

Sebelum ada rumah hunian sementara itu, dia bersama anak tetap tinggal di rumahnya yang rusak meskipun terbilang berbahaya.

BACA JUGA :   Wabah Penyakit LSD Hewan Ternak Sudah Masuk Rembang, Ada 99 Kasus

“Terimakasih Pak, Sebelum ada rumah sementara kami tinggal di rumah yang sudah rusak,” ungkapnya.

Sebagai informasi, akibat dari bencana alam tanah gerak memporak-porandakan 3 rumah milik Suyatno, Suyati dan Nur Cahyo. Bahkan rumah milik Suyatno harus dirobohkan.

Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI, Polri dan warga bergotong royong untuk merobohkan rumah tersebut. Dan membangunkan rumah hunian sementara yang dibiayai oleh Bank Jateng. (*)

 

Tahun 2023 Pemkab Rembang Akan Bangun Rumah Permanen Warga yang Terdampak Tanah Bergerak“. Mitrapost.com, 7 Des 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *