Pemkab Rembang Dorong 364 ATS Kembali ke Sekolah

Rembang, Pesantenanpati.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Rembang melaporkan ada 364 anak tidak sekolah (ATS) yang tersebar di Kecamatan Bulu, Kaliori, Sedan dan Sale sejak awal tahun hingga triwulan kedua. Diketahui, dari seluruh angka tersebut ada 105 anak ATS yang dikembalikan ke sekolah.

Kepala BAPPEDA Kabupaten Rembang, Afan Martadi, mengatakan bahwa dari empat kecamatan tersebut ada 17.539 anak usia 7-18 tahun dan ditemukan 364 ATS.

Meskipun 105 anak berhasil kembali ke sekolah, ada 156 anak yang enggan kembali ke sekolah dengan berbagai alasan.

Sementara 103 lainnya masih belum memberikan konfirmasi akan lanjut sekolah atau tidak, sehingga akan menjadi fokus BAPPEDA Rembang.

“Sesuai timeline, bulan Juni adalah waktu untuk proses pengembalian atau pendaftaran ATS ke sekolah. Bagi ATS yang kembali ke sekolah sudah dihubungkan dengan pihak sekolah atau PKBM,” jelas Afan.

Dia menjelaskan bagi ATS yang terkendala ekonomi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang akan membantu biaya Pendidikan melalui APBD. Selain itu, beberapa desa pun mengalokasikan bantuan sosial kepada para ATS untuk kembali ke sekolah.

BACA JUGA :   Sempat Ditolak Masyarakat, Pendataan dan Penandaan Hewan Ternak di Rembang Berjalan Lambat

Adapun sejumlah kendala dalam proses penanganan ATS 2024, meliputi keterbatasan jumlah sekolah luar biasa (SLB) bagi ATS disabilitas, desa yang belum selesai mendata, dan kebutuhan strategi dan analisis untuk ATS yang tidak ingin bersekolah lagi.

“Desa yang belum menyelesaikan pendataan ATS ini terkait dengan disabilitas. Contohnya, ketika kita mendata atau memperbarui data, ada ketertutupan oleh difabel. Strategi kita adalah melibatkan anak-anak difabel untuk ikut mengintervensi,” ujarnya.

“Ini merupakan hasil kerja keras dari tim Gaspol12 Kabupaten Rembang, baik dari sisi data, pendekatan, maupun edukasi ke masyarakat dan keluarga yang terus dilaksanakan oleh tim Gaspol12 bersama dengan pemerintah daerah,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *