Ketua NU Pati Sayangkan Raperda Pesantren Terbentur Izin

Pesantenanpati.com – Pembahasan Rancangan Peraturan (Raperda) tentang fasilitasi pengembangan pesantren di Pati gagal diperdakan di tahun 2022.

Terakhir penerbitan Perda terbentur oleh Izin dari Kementerian dalam negeri (Kemendagri). Idealnya jika Sebuah Kabupaten dipimpin oleh penjabat (Pj), maka penandatanganan Perda wajib mendapatkan persetujuan dari Kemendagri.

Penundaan pembahasan Raperda ini disorot berbagai pihak. Salah satunya ormas Nahdlatul Ulama.

Yusuf Hasyim ketua PCNU Kabupaten Pati dalam sebuah wawancara dengan Mitrapost.com menyayangkan kendala penerbitan Perda tersebut.

“Sebenarnya kita agak kecewa dengan edaran Kemendagri terkait izin itu. Ini yang sebenarnya kita lihat secara umum pemerintah masih setengah hati. Ibaratnya sampai saat ini belum kejelasan,” ujar Yusuf saat dihubungi Mitrapost.com kemarin.

Menurutnya, pengadaan Perda pesantren di Pati sangat urgen. Pesantren-pesantren sudah lama mendambakan adanya apresiasi dan pengakuan legal dari pemerintah.

BACA JUGA :   Ketentuan Daftar Ulang PPDB di Jateng Memiliki Syarat yang Sama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *