BBPOM Serang Temukan Teri Asin dan Mi Basah Formalin

Pesantenanpati.com – Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Serang berhasil menemukan ikan teri asin dan mi basah berformalin dalam gelaran inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rau, Kota Serang, Provinsi Banten.

“Dilakukan pengambilan sampel produk pangan sebanyak 33 sampel dan diuji parameter bahan berbahaya,” jelas Kepala BBPOM Serang, Fauzi Ferdiansyah kepada wartawan, dikutip dari Detik, Rabu (04/03/2026).

Selain bahan pengawet formalin, petugas BBPOM Kota Serang juga berhasil menemukan makanan berupa kerupuk melarat atau kerupuk pasir yang menggunakan bahan kimia pewarna tekstil dalam sidak tersebut.

“Sampel teri asin mengandung formalin, sampel mi basah mengandung formalin, dan kerupuk melarat atau kerupuk pasir mengandung rodamin B/pewarna tekstil,” ucapnya.

Dalam hal ini, Fauzi mengatakan bahwa petugas telah melakukan pembinaan dan edukasi terhadap pedagang terkait temuan tersebut. Atas hal tersebut, para pedagang pun melakukan penandatanganan terhadap surat pernyataan.

“Terhadap pedagang telah diberikan pembinaan atau edukasi terkait bahaya penggunaan bahan berbahaya, dan menandatangani surat pernyataan tidak akan mengadakan dan mengedarkan kembali produk tersebut,” tuturnya.

BACA JUGA :   Dua Karyawan Ruko di Jaksel Tewas, Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Sebelumnya, BBPOM Kota Serang juga berhasil menemukan bahan makanan yang mengandung formalin dalam pemeriksaan stok makanan yang ada di Pasar Badak Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test terhadap 15 sampel makanan, Fauzi mengatakan ditemukannya dua bahan yang mengandung zat formalin, di antaranya adalah sagu mutiara dan ikan teri.

“Kita melakukan sampling terhadap beberapa komoditas, tadi ada sekitar 15 komoditas yang diuji sampling, masih ditemukan ada satu makanan, yaitu sagu mutiara positif rodamin B dan teri Medan positif formalin,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *