Pesantenanpati.com – Penipuan perekrutan tenaga kerja di lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Bandara Timika beredar di WhatsApp.
Akibatnya, sebanyak 178 orang pencari kerja di Kabupaten Mimika menjadi korban. Setelah mengetahui loker tersebut penipuan, mereka mendatangi Sentra Pelayanan Polres Mimika untuk membuat laporan Polisi pada Jumat (19/6/2026).
Mereka diketahui mendapatkan informasi pekerjaan itu dari grup WhatsApp “Maret-April Job” dengan admin tiga orang.
Mereka diminta menyetorkan KTP sebagai syarat bekerja. Kemudian mereka juga diminta transfer nominal Rp500.000 hingga Rp8 juta, sesuai posisi pekerjaan yang ditawarkan.
“Ini untuk beberapa kontraktor yang baru buka di atas, tapi itu kalau ke Freeport kan harus buat lamaran dan lain-lain, ini tidak cuma minta KTP saja,” ujar Hendrik, salah satu pencari kerja dilansir dari Kompas.
Ia menyadari menjadi korban penipuan usai mendapat undangan family gathering, wawancara, pemeriksaan kesehatan, pembuatan kartu identitas, penandatanganan kontrak kerja, hingga pengenalan perusahaan di salah satu hotel. Setelah didatangi, ternyata tidak ada kegiatan tersebut. (*)







