Petani Rembang Sebut Pertanian Modern Datangkan Keuntungan Lebih Besar

Pesantenanpati.com Petani di Rembang mengungkapkan bahwa pertanian modern dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar daripada pertanian manual.

Sebelumnya, Bupati Rembang H. Abdul Hafidz bersama Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan dan Dandim 0720 Rembang Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak menghadiri kegiatan panen raya padi di Desa Sidomulyo Kecamatan Kaliori.

Dalam hal ini, Suwarno selaku Ketua Kelompok Tani Nanggala Desa Sidomulyo menyebut pengolahan tanah dengan memakai alat mesin pertanian mendatangkan lebih besar keuntungan daripada sistem tenaga manusia.

Uang yang didapat dari panen padi dari sistem manual, sebanyak 7,1 ton dikali harga gabah  Rp5.200 kilogram, sehingga total pendapatan Rp36,9 juta lebih, biaya pengolahan tanah Rp.17,3 juta lebih. Untung yang didapat petani sebesar Rp19,5 juta lebih per hektare.

Sedangkan pengolahan lahan menggunakan mekanisasi mulai penggunaan traktor sampai dengan mesin panen atau combine harvest , petani mendapatkan keuntungan lebih banyak yakni sebesar Rp25 juta lebih per hektare.

BACA JUGA :   Banyak Kasus Anak di Rembang Salah Pilih Jurusan Kuliah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *