Banjir di Ketitang Wetan Belum Surut, Sudah Dua Hari

Pati, Pesantenanpati.comBanjir di Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati hingga kini masih belum surut. Padahal sudah dua hari berlalu.

Banjir diketahui terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak Minggu (24/5/2026) malam.

“Sudah dua hari ini, belum surut. Penyebabnya hujan deras tidak reda-reda,” ujar salah satu warga Ali Masrukin dilansir dari Detik.

Akibat banjir yang melanda, ia harus melewati banjir dengan berjalan kaki. Sedangkan kendaraannya dititipkan di lokasi yang tidak kebanjiran.

Ia berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar banjir bisa segera surut.

“Harapan warga aktivitas kerja karena jalan kebanjiran. pemerintah harus segera menangani banjir, apa nggak ada pompa untuk menyedot banjir agar segera surut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menyebut, ada 538 rumah yang terdampak banjir dengan total ada 1.050 jiwa.

“Sedangkan kategori terendam sebanyak 150 rumah terdiri dari 162 KK dengan jumlah 354 jiwa,” jelas dia.

Banjir juga menyebabkan 25 hektare sawah terendam. Jalan juga terendam hingga mencapai 80cm.

BACA JUGA :   Kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan Pati, Diduga Sopir Mengantuk

“Untuk warga yang mengungsi masih nihil,” ujarnya.

Banjir, jelasnya, terjadi akibat intensitas hujan tinggi ditambah kiriman air dari hulu Sungai Widodaren Kecamatan Jaken, Pucakwangi, dan Todanan.

“DAS (daerah aliran sungai) sungai Widodaren sampai dengan laut (Sungai Gedong dan Kaliombo) yang dangkal karena sedimen dan tumpukan sampah yang menyumbat di bawah jembatan, sehingga menyebabkan banjir,” paparnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *