Mitos Terkenal tentang Abad Pertengahan dan Penjelasannya

Pesantenanpati.com – Zaman Abad Pertengahan adalah periode yang membentang sekitar dari abad ke-5 hingga abad ke-16 Masehi (sekitar 1.100 tahun) di Eropa. Ketika orang menggunakan kata-kata seperti “Medieval,” “Middle Ages” (Abad Pertengahan), dan “Dark Ages” (Zaman Kegelapan), mereka umumnya merujuk pada periode waktu yang sama.

Meskipun sering dianggap sama, “Dark Ages” sebenarnya merujuk pada separuh pertama Abad Pertengahan (500-1000 M), masa setelah keruntuhan Kekaisaran Romawi di mana banyak budaya dan pengetahuan Romawi hilang. Masa ini sering diberi kritik dan dicap sebagai masa kelam oleh para cendekiawan pada masa Renaisans.

Banyak penulis dari gerakan Protestan mengritik Abad Pertengahan dengan keras, terutama karena cenderung terlalu berpusat pada gereja. Sayangnya, dari kritik ini muncul berbagai mitos dan pemahaman yang keliru, bahkan bertahan hingga saat ini.

Dalam daftar di bawah ini, tujuannya adalah untuk meredakan kekeliruan-kekeliruan tersebut. Berikut ini adalah beberapa mitos yang umum mengenai Abad Pertengahan beserta penjelasannya.

1. Hukuman mati adalah hal yang biasa terjadi setiap harinya

Salah satu mitos terkenal tentang Abad Pertengahan adalah anggapan bahwa hukuman mati adalah hal biasa dan sering terjadi pada masa itu. Namun, sebenarnya, mereka telah mengembangkan sistem juri dan persidangan yang sangat adil pada periode tersebut, meskipun banyak orang sekarang berpikiran berbeda.

BACA JUGA :   Daftar Dewa dan Dewi Mitologi Yunani yang Masih Menjadi Legenda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *