Pati, Pesantenanpati.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menargetkan kasus stunting turun di angka 14,69 persen pada 2027.
Hal itu disampaikan Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam Rapat Koordinasi Strategi Penurunan Stunting dan Fun Day Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pati.
Kegiatan juga dihadiri Pj Sekda Kabupaten Pati, para Asisten Sekda, staf ahli bupati, Kepala Bapperida, Kepala DPUTR, Kepala Dispermades, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pati.
“Dengan adanya TPPS ini, saya kira teman-teman TPPS sudah bekerja dengan maksimal, dan harapan kami di tahun 2027 angka stunting bisa turun menjadi 14,69 persen,” ujarnya.
Ia menyebut, sebaran angka stunting di Kabupaten Pati bervariasi. Untuk saat ini, angka tertinggi ada di Kecamatan Dukuhseti yang masih 17,8 persen. Sedangkan terendah ada di Kecamatan Juwana yang di angka 3,24 persen.
“Tolong nanti dipantau kembali, terutama wilayah yang angka stuntingnya masih tinggi. Cari tahu kendalanya di mana, kemudian pelajari juga daerah yang angkanya rendah terkait pola konsumsi dan tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Ia pun berharap upaya percepatan penurunan stunting dapat dilakukan dengan semakin optimal. Sehingga target tersebut dapat dicapai. (*)







