Muncul Oknum Baru Kiai Cabul di Pati, Pelaku Serahkan Diri Usai Digeruduk Massa

Pati, Pesantenanpati.com – Seorang kiai asal Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, berinisial KA (48), menyerahkan diri ke kepolisian, setelah digeruduk oleh ratusan warga atas dugaan tindakan pencabulan terhadap santriwati di pondok pesantren miliknya.

Melansir dari Media Indonesia, KA yang merupakan seorang kiai atau pengasuh pondok pesantren sekaligus tokoh masyarakat yang memegang sejumlah jabatan strategis di Desa Talun itu dilaporkan telah melakukan pengamanan diri di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati.

Dalam hal ini, penyerahan diri yang dilakukan pada Kamis (10/09/2026) itu ditujukan untuk menghindar dari aksi main hakim sendiri oleh massa sekaligus bertujuan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Perlu diketahui, kasus tersebut bermula dari adanya laporan yang diajukan oleh salah satu korban, sehingga pihak kepolisian langsung melakukan proses penyelidikan.

Namun di tengah proses tersebut, pelaku bersama dengan keluarganya dilaporkan meninggalkan kediaman saat ratusan warga mengaku geram hingga mendatangi lokasi pondok pesantrennya yang ada di Desa Talun.

“Terduga pencabulan KA sudah mengamankan diri di Polresta Pati dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan untuk mendalami kasus,” ujar Kepala Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama.

BACA JUGA :   Sri Mulyani Laporkan LPEI Soal Dugaan Kasus Korupsi ke Kejagung

“Kami membuka diri kepada korban lain untuk melaporkan kasus dugaan pencabulan tersebut, karena penyidik saat ini sedang dalam proses penyelidikan,” lanjutnya.

Diketahui, pelaku KA ternyata merupakan salah satu tokoh yang aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan di Pemerintah Desa (Pemdes) Talun, di antaranya pengasuh pondok pesantren, ketua RT, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), hingga Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *