Distribusi Terlambat, Ratusan Siswa MTsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong Diduga Keracunan MBG

Pati, Pesantenanpati.com – Ratusan siswa dan sejumlah guru dari MTsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kemarin, Selasa, 8 September 2026.

Akibatnya, mereka dilarikan ke Puskesmas Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, pada Rabu pagi, 9 September 2026.

Kepala MTsN 3 Pati, Zaenal Arifin, menyebut bahwa dugaan keracunan MBG di sekolahnya dialami sebanyak 127 siswa.

“Ini yang terdampak sekitar 127 anak dari siswa kami 565. Rata-rata ini yang terdampak kelas 8 dan kelas 9. Karena kelas 7 kemarin daring ada lomba. Guru ada karena dari guru juga dapat yang kebetulan makan dari MBG,” jelas Zaenal di halaman MTs N3 Pati, Rabu (09/09/2026).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Gembong, Istiana, menyebut, dugaan keracunan MBG itu dialami oleh 103 siswa dan 13 guru.

Dalam hal ini, keracunan MBG tersebut diduga berasal dari proses distribusi yang terlambat, dengan menu MBG berupa nasi bakar dan ayam suwir.

“Menu yang datang agak siang, harusnya sebelum istirahat jam pertama 09.30 biasa sudah sampai. Kemarin itu jam 11.30,” ujar Istiana.

BACA JUGA :   Mayat Membusuk di Kos Pati Disebabkan Penyakit Jantung

Pihaknya mengaku efek dugaan keracunan yang dirasakan oleh sejumlah siswa tersebut mulai dirasakan sejak tadi malam, seperti sakit perut, diare, gejala pusing, mual, hingga muntah.

“Anak-anak kemarin enjoy saja. Terus senang-senang saja ada yang minta tambah. Setelah itu sore sama malam tadi saya tanya sudah mulai mules-mules,” katanya.

Banyaknya korban dugaan keracunan tersebut membuat kapasitas ruangan di Puskesmas Gembong tidak cukup memadai. Oleh karena itu, mereka langsung dilarikan ke RSUD Soewondo, RS Mitra Bangsa hingga RS KSH Pati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *