Wamenhaj Peringatkan Masyarakat Atas Tawaran Visa Mujamalah

Pesantenanpati.com – Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberi peringatan terhadap masyarakat untuk mewaspadai adanya tawaran visa mujamalah yang kerap beredar, utamanya melalui internet.

“Terkait visa mujamalah itu merupakan kewenangan Arab Saudi. Ada atau tidaknya, yang bisa menjawab adalah pihak Saudi Arabia,” ucap Dahnil di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, dikutip dari Antaranews, Kamis (16/04/2026).

Dalam penjelasannya, Pemerintah Arab Saudi setiap tahun memang mengeluarkan visa mujamalah sebagai bentuk atensi dari luar kuota haji secara resmi. Namun, jumlahnya disebut tidak tetap lantaran bergantung pada keputusan Pemerintah Arab Saudi.

Meski demikian, Dahnil mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak mudah mempercayai adanya pihak yang memberi klaim dapat menyediakan visa tersebut.

Hal tersebut dikarenakan tingkat kepastian adanya visa mujamalah dinilai sangat rendah jika dibandingkan dengan visa haji reguler maupun haji khusus yang telah berbasis kuota resmi.

“Yang pasti adalah visa haji berdasarkan kuota, selebihnya tingkat ketidakpastiannya itu tinggi. Karena nanti ada orang jual visa di internet seolah-olah dapat visa mujamalah, itu tingkat kepastiannya sangat rendah,” katanya.

BACA JUGA :   Usai Keracunan Makanan Program MBG, Presiden Panggil Kepala Badan Gizi Nasional

“Jangan sampai jamaah tergiur iming-iming bisa mujamalah atau visa furoda,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *