Pesantenanpati.com – Sebanyak enam desa di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh saat ini masih dalam kondisi gelap gulita tanpa listrik sejak banjir melanda atau sudah sebulan berlangsung.
Desa yang masih gelap gulita diantaranya Desa Langkahan, Leubok Pusaka, Matang Rubek, Seureke, Tanjung Dalam Selatan, dan Tanjong Jawa di Kecamatan Langkahan. Kemudian Desa Geulumpang Bungkok di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.
Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pantonlabu, Kabupaten Aceh Utara, Azlinsyah mengungkapkan, listrik belum menyala lantaran trafo dan tiang listrik tumbang karena banjir yang melanda.
“Trafo dan tiang banyak tumbang di sana. Sudah tiga pekan pemulihan di sana, pendirian tiang dan lain sebagainya, kami upayakan terus agar bisa menyala,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Sementara itu, Desa Geulumpang Bungkok telah menyala listriknya sekitar 15.00 WIB.
“Kalau Gelumpang Bungkok tadi sudah menyala, saya terima laporan dari lapangan,” ujarnya.
Kepala Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Janni mengatakan bahwa lokasi pengungsian mendapatkan bantuan mesin generator dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).
“Kami harap bantuan mesin generator, malam hari kami harus membakar kayu, lilin dan lampu teplok untuk penerangan,” jelasnya. (*)











