BGN Alihkan Fokus MBG di Kualitas Layanan-Ketepatan Sasaran

Pesantenanpati.com – Di bawah kepemimpinan baru, yaitu Nanik Sudaryati Deyang, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan peralihan fokusnya pada tahun 2026 yang tidak lagi harus dicapai dengan target 82 juta penerima manfaat.

Sebagai Kepala BGN yang baru, Nanik mengatakan bahwa pihaknya akan menjadikan kualitas layanan beserta ketepatan sasaran sebagai sebuah prioritas utama dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kemarin kami bertiga dipanggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau tahun 2025 ini mohon Bapak kami tidak mengejar kuantitas. Kami akan perbaiki kualitas,” ujar Nanik dalam konferensi pers di kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dikutip dari Tempo.

Nanik menyebut terkait perubahan fokus yang dilakukan bersamaan dengan upaya pembenahan tata kelola dan efisiensi anggaran yang ada di lingkungan BGN. Hal tersebut membuat perluasan jumlah penerima manfaat MBG tidak lagi menjadi ukuran utama keberhasilan program.

Oleh sebab itu, BGN akan melakukan penataan ulang penerima manfaat agar anggarannya menjadi lebih tepat sasaran, salah satunya seperti pengurangan cakupan program bagi sekolah dengan kelompok ekonomi mampu beserta pengalihan sumber daya ke wilayah yang lebih membutuhkan.

BACA JUGA :   Tidak Memiliki IPAL, BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

Menurutnya, pendekatan tersebut akan memungkinkan jumlah penerima manfaat tetap bertambah tanpa harus terus melakukan perluasan cakupan secara merata ke seluruh wilayah. Justru, program ini akan difokuskan pada kelompok dengan risiko masalah gizi yang lebih tinggi.

Dalam hal ini, kelompok yang disebut sangat membutuhkan adalah masyarakat yang tinggal di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) beserta kelompok 3B di antaranya ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *