Pesantenanpati.com – Kebakaran melanda lahan tebu di wilayah perbatasan Desa Tunggulsari dan Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Selasa (16/06/2026) siang.
Akibat peristiwa ini, kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta. Kebakaran diketahui menghanguskan sekitar 1,5 hektare tanaman tebu milik warga.
Kapolsek Kedungwaru AKP Karnoto mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB setelah saksi pelapor, Sdr. Supani, menerima informasi adanya kebakaran di lahan tebu milik warga yang berada di Desa Tunggulsari dan sebagian masuk wilayah Desa Ringinpitu.
“Setelah menerima laporan, saksi langsung menuju lokasi dan mendapati lahan tebu milik beberapa warga benar-benar terbakar,” ujar AKP Karnoto.
Lahan yang terbakar diketahui milik Sdri. M, Sdr. D, dan Sdr. B.S. Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkan kepada Polsek Kedungwaru dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tulungagung.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi sekitar pukul 14.45 WIB bersama anggota Polsek Kedungwaru, warga masyarakat, serta personel terkait langsung melakukan upaya pemadaman. Namun cuaca panas disertai hembusan angin yang cukup kencang menyebabkan api cepat merambat dan membakar area tebu yang cukup luas.
“Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB setelah petugas dan warga bersama – sama melakukan pemadaman selama kurang lebih tiga jam,” jelasnya.
Tim bergerak mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas anak-anak yang bermain api di sekitar area perkebunan tebu.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta.
“Orang tua diharapkan mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak bermain api di sekitar lahan pertanian maupun perkebunan. Kewaspadaan bersama sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya. (*)







