Tanda Kelainan Jantung: Jangan Anggap Wajar Bayi yang Berkeringat Ketika Disusui

Pesantenanpati.com – Sering kali, para orang tua menganggap wajar saat melihat bayi yang mengeluarkan keringat ketika menyusu. Hal tersebut diduga karena suhu kamar yang panas ataupun bayi yang tengah bekerja keras mengisap Air Susu Ibu (ASI).

Namun, baiknya para ibu haruslah mulai bersikap waspada. Pasalnya, kondisi keringat yang berlebih disertai gejala tertentu bisa jadi merupakan tanda awal adanya gangguan fatal pada organ vital bayi, seperti Penyakit Jantung Bawaan (PJB).

Melansir dari Detik, Konsultan Bedah Kardiotoraks dan Vaskular Anak Brawijaya Hospital Saharjo, Budi Rahmat, menjelaskan terkait dengan aktivitas menyusu yang sebenarnya dapat dijadikan sebagai indikator sederhana untuk melihat apakah fungsi jantung bayi berjalan normal atau tidak.

Dalam hal ini, menyusu bagi seorang bayi merupakan sebuah aktivitas fisik terberat yang dilakukan di awal kehidupan. Jika bayi lahir dengan kondisi jantung yang normal, menyusu tidak akan menguras energi secara berlebihan.

Namun, bayi dengan kondisi kelainan di struktur jantun seperti kebocoran sekat serami (ASD) atau sekat bilik (VSD), disebut harus bekerja dua kali lipat untuk memompa darah dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh hingga membuat bayi kelelahan.

BACA JUGA :   Ternyata Olahraga Malam Hari Punya Berbagai Manfaat

“Gejala yang umum adalah anak cepat lelah. Bahkan pada usia dini yang belum bermain-main, baru lahir misalnya, minum susu saja dia kecapean, ngos-ngosan, dan keringatnya banyak. Padahal cuma minum susu doang,” ujar Budi, dikutip Selasa (14/07/2026). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *