Masuk Tahun Ajaran Sekolah Baru, Orang Tua Diimbau Waspada Atas Risiko Miopia pada Anak

Pesantenanpati.com – Memasuki tahun ajaran baru, jutaan anak tengah disibukkan oleh perayaan awal masuk sekolah. Hal ini membuat para orang tua ikut sibuk atas beragam persiapan, mulai dari tas dan sepatu baru hingga menemani adaptasi sang buah hati dengan lingkungan baru.

Namun di balik antusiasme tersebut, harusnya para orang tua juga diimbau untuk tetap waspada atas adanya ancaman kesehatan yang mengintai anak-anaknya, salah satunya yaitu risiko miopia atau mata minus yang berkembang jauh lebih cepat.

Dalam hal ini, perubahan gaya hidup anak sekolah diketahui mampu menjadi salah satu pemicu utama atas lonjakan kasus miopia. Hal tersebut didasari oleh sejumlah aktivitas yang padat, mulai dari pulang waktu sore hingga sering dilanjutkan dengan berbagai jadwal les.

Padatnya jadwal telah memaksa seorang anak sekolah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk aktivitas mata dengan jarak dekat, khususnya ketika menatap layar gawai (screen time) secara berlebihan.

Hal tersebut dapat menimbulkan dampak pada anak sekolah yang semakin kehilangan waktu berharganya untuk bermain di luar ruangan dan mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup.

BACA JUGA :   Pilihan Cerdas Makanan Sehat Pasca Olahraga

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jakarta, Julie Dewi Barliana, menjelaskan terkait kombinasi kurangnya aktivitas luar ruangan dengan tingginya intensitas paparan screen time yang dapat mempercepat kerusakan fungsi penglihatan anak, bahkan sebelum mereka berusia 8 tahun.

“Beban sekolah anak sekarang ini berbeda. Kita dulu mungkin jam 12 atau jam 1 sudah pulang, sekarang mereka jam 4 sore baru pulang. Jadi beban sekolah tinggi dan dilanjutkan lagi dengan les sehingga sangat kurang waktu mereka untuk bermain,” jelas Julie, dikutip dari Detik Health.

“Kalau progresivitas ini tidak kita tahan, maka ada komplikasi di masa mendatang yang kurang baik, yang tentunya akan menyebabkan gangguan penglihatan berat,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *