Jumlah Penduduk Miskin dan Pengangguran di Semarang Berkurang

Pesantenanpati.com – Jumlah penduduk miskin dan pengangguran di Kabupaten Semarang diketahui berkurang sepanjang tahun 2022.

Dalam hal ini, kondisi sosial ekonomi Kabupaten Semarang tahun 2022 ternyata masih berada di trend positif.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2021 lalu sebesar 3,63 persen. Sedangkan tahun 2022 diperkirakan mendekati pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah di Triwulan III tahun 2022 sebesar 5,28 persen,” kata H Ngesti Nugraha.

Bupati Semarang tersebut mengatakan persentase penduduk miskin turun dari 83,610 jiwa pada 2021 menjadi 78.600 jiwa.

Kemudian untuk pengangguran di Semarang sendiri turun sebanyak 4,81 persen. Dari 31.627 jiwa menjadi 31.270 jiwa.

Bukan hanya itu, indikator keberhasilan pembangunan kualitas hidup penduduk juga meningkat.

Indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Semarang tercatat naik menjadi 74,67 dari tahun lalu, 74,24.

“Angka itu diatas IPM Nasional dan Provinsi Jawa Tengah,” tegasnya.

Keberhasilan pembangunan fisik juga diungkap oleh Bupati. Diantaranya pembangunan tujuh ruang terbuka hijau (RTH), penataan tiga daya tarik wisata di Gedongsongo Bandungan, Muncul Banyubiru dan Palagan Ambarawa. Pemkab Semarang juga berhasil mengembalikan hak warga sekitar Danau Rawa Pening atas tanah seluas kurang lebih 1.517 hektare berdasarkan SK Menteri PUPR.

BACA JUGA :   Wagub Jateng Harapkan Perusahaan Beri Perhatian Besar untuk Pekerja Perempuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *