Pesantenanpati.com – Ribuan massa yang hadir dalam demo peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), mendapat paket sembako gratis dari Istana Kepresidenan Indonesia.
Dengan hadirnya sejumlah truk yang di setiapnya diisi 1.000 paket sembako, massa rela mengantri dari gerbang demi bisa mendapatkan jatah tersebut. Di mulut gerbang, sejumlah buruh yang ikut mengantri mencelupkan jari ke dalam cairan tinta sebagai tanda pendaftaran diri.
Tinta yang ada di jari tersebut bertujuan untuk dijadikan sebagai sebuah tanda jika buruh yang bersangkutan telah mendapatkan pake sembako yang diberikan dan tidak dapat melakukan antre untuk kedua kalinya.
Meski umumnya setiap truk berisi 1.000 paket sembako, namun truk dengan boks besar dapat berisi hingga 1.400 bingkisan. Keseluruhan bingkisan tersebut dibalut dengan warna putih dan biru bertuliskan “Istana Kepresidenan Republik Indonesia”.
Dalam hal ini, setiap truk terlihat memiliki penanggung jawab masing-masing dengan membawa tugas berupa pembagian paket sembako. Sejumlah personel polisi dan tentara juga terlihat melakukan pengawasan dalam aktivitas pembagian sembako tersebut.
Setiap paket tersebut berisi sejumlah kebutuhan sehari-hari, mulai dari beras, minyak goreng, kopi, mentega, teh, gula, hingga jenis sembako lainnya.
Melansir dari Antaranews, salah satu anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang merupakan seorang buruh pabrik asal Tangerang bernama Dani mengaku ikut mengantri untuk bisa mendapatkan paket sembako.
“Tadi ke sini sama rombongan. Dapat (sembako), sih, tadi,” ucap Dani sambil menunjukkan paket sembakonya.
“Padat banget tadi, tapi udah dapat. Kurang tau tadi rombongan yang lain,” tambahnya, dikutip Sabtu (02/05/2026). (*)







