Dua Santri di Karawang Disiram Air Keras Karena Dikira Begal

Pesantenanpati.comDua santri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat menjadi korban penyiraman air keras karena dikira begal.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (31/7/2026) malam saat dua santri dari Pondok Pesantren Darul Ibtida, Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, melintas di Jalan Totoang Cilutung, Kecamatan Pedes.

Salah seorang korban, Maryanto mengungkapkan bahwa ia awalnya pergi bersama temannya untuk mengikuti acara haul dan tawasulan di Cikangkung.

Saat pulang, keduanya terpisah dari rombongan. Maryanto mengendari sepeda motor di belakang temannya. Sejumlah oknum anggota linmas mengira mereka pelaku begal yang mengejar pengendara di depannya.

“Saat itu saya ngebut dengan dua motor, teman saya di depan, saya di belakang, saya ngebut. Nah, mungkin kata Linmas tersebut mah saya ini begalnya, lagi mengejar teman saya yang di depan,” ujarnya dilansir dari Kompas.

Sempat ada yang teriak “begal”. Kendaraan mereka kemudian mendadak dihadang dengan batang pohon. Tak selang lama, ia diduga disiram air keras.

“Terus langsung dipalang sama batang pohon itu besar, disiram air panas sekali pokoknya,” ujarnya.

BACA JUGA :   Kemensos Telah Susun Kurikulum Khusus untuk Sekolah Rakyat, Mencangkup Bidang Kreatif

Akibat kejadian tersebut, dua santri mengalami luka bakar utamanya di bagian dada. Mereka pun dibawa ke RS Hastien dan RS Proklamasi Rengasdengklok untuk menjalani perawatan.

Kasus ini pun akhirnya dilaporkan ke polisi dengan dugaan penganiayaan. Kasi Humas Polresta Karawang Ipda Cep Wildan membenarkan laporan tersebut.

Polisi masih memeriksa pelapor, korban, saksi-saksi, serta pihak lain yang terkait guna mengungkap secara utuh kronologi peristiwa.

“Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan ditangani secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” paparnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *