Sebanyak 93,47 Persen Jalan Nasional di Jateng Siap Dilalui Pemudik

Pesantenanpati.com – Sebanyak 93,47 persen jalan nasional di Jawa Tengah siap dilalui pemudik pada Lebaran tahun ini.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta, Moch Iqbal Tamher mengatakan bahwa fokus penanganan adalah jalan di Jalur Pantura karena menjadi tulang punggung arus kendaraan dari arah barat ke timur Pulau Jawa.

“Kegiatan penambalan dan perbaikan kita lakukan sampai H-10 Lebaran. Targetnya sebelum puncak arus mudik, kondisi jalan sudah aman dan nyaman dilintasi,” ujarnya.

Pengerjaan jalan meliputi peninggian 700 meter ruas Kaligawe Semarang. Pekerjaan dilakukan pada jalur cepat dan jalur lambat mulai perbatasan jembatan tol menuju depan pintu masuk rumah sakit di kawasan tersebut.

“Target realistis kita 700 meter sudah berfungsi pada 11 Maret. Itu jalur cepat dan lambat sudah bisa dilalui,” ujarnya.

Dia menyampaikan, ruas Kaligawe dikenal sebagai salah satu segmen paling padat di Kota Semarang. Jalur tersebut tidak hanya menjadi akses utama kendaraan jarak jauh Jakarta–Surabaya, tetapi juga penghubung aktivitas lokal Semarang–Demak.

BACA JUGA :   Kebutuhan Pangan di Jateng Dipastikan Aman Meski Cuaca Ekstrem

Iqbal mengakui, pihaknya sempat mempertimbangkan penutupan total untuk mempercepat pekerjaan peninggian jalan. Namun, setelah berkoordinasi dengan kepolisian lalu lintas, opsi tersebut dinilai tidak memungkinkan.

“Kalau ditutup total memang bisa lebih cepat selesai. Tapi volume kendaraan di situ sangat tinggi, sehingga tidak memungkinkan dilakukan penutupan penuh,” katanya.

Selain Kaligawe, beber Iqbal, wilayah prioritas penanganan meliputi Pekalongan, Pemalang, Batang, dan Kendal. Sejumlah ruas di kawasan tersebut sempat mengalami kerusakan, akibat intensitas hujan tinggi pada Januari hingga awal Februari.

Iqbal menjelaskan, pekerjaan preservasi mencakup penambalan (patching), perbaikan rigid pavement, overlay aspal, serta penanganan titik-titik berlubang, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Data per 27 Februari 2026 menyebutkan, total jalan nasional di Jawa Tengah mencapai 256 ruas, dengan panjang 1.581,45 kilometer.

Selain jalan, kata Iqbal, kondisi jembatan nasional di Jawa Tengah juga dipastikan siap melayani arus mudik. Tercatat terdapat 852 unit jembatan dengan total panjang 33.075,32 meter. Tingkat kemantapan jembatan mencapai 97,41 persen berdasarkan unit, dan 95,67 persen berdasarkan panjang.

BACA JUGA :   Jebol, Penanganan Tembok Pembatas Air Laut Pelabuhan Tanjung Emas Masih Dilakukan

Menurut Iqbal, faktor cuaca menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan pekerjaan. Namun, dia telah menginstruksikan seluruh satuan kerja dan PPK agar tetap responsif terhadap pola hujan.

“Kalau hujan malam, pagi harus sudah siap kerja. Target tidak boleh terganggu. Persiapan alat, bahan, dan tenaga harus selalu siap,” tegasnya.

Ditambahkan, intensitas hujan di wilayah Pantura mulai berkurang dibanding akhir Januari dan awal Februari. Dengan kondisi tersebut, dia optimistis target H-10 dapat tercapai.

“Kita berharap Lebaran tahun ini bisa lebih baik dalam melayani para pemudik,” tutur Iqbal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *