Kelangkaan LPG 3 Kilogram di Blora, Pemkab Lakukan Sidak

Pesantenanpati.comSidak dilakukan di sejumlah pangkalan LPG 3 kg di Kabupaten Blora. Hal itu dilakukan sebagai respon atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kg dalam beberapa hari terakhir.

Sidak dilakukan Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini bersama dengan Kasdim 0721/Blora, Kasat Reskrim Polres Blora, Kepala Dinas Perdagangan,Koperasi dan UKM, Kepala Bagian PSDA Setda Blora, Tim Satgas dari Pertamina (Persero) serta Pimpinan Hiswana Migas Kabupaten Blora.

Berdasarkan hasil sidak, dipastikan distribusi gas melon di Blora aman. Salah satu pangkalan yang dikunjungi yaitu milik H. Affandi di wilayah Kaliwangan, Blora.

Ia mengakui memang ada peningkatan pembelian sejak awal Ramadan, namun stok tetap datang sesuai jadwal.

Hal serupa juga ditemukan di pangkalan LPG 3 Kg Toko Pinggir Kali serta pangkalan milik Samuel di Kecamatan Jepon.

Pemilik pangkalan menyampaikan bahwa lonjakan pembeli memang terjadi di awal puasa, namun kini kondisi mulai stabil. Bahkan setiap hari sekitar 100 tabung LPG 3 Kg didatangkan dan tersalurkan habis kepada masyarakat.

BACA JUGA :   41 Calon Anggota PPS Banyumas Mundur

Dari hasil pemantauan tersebut, ditegaskan bahwa tidak ada pengurangan kuota LPG 3 Kg dari PT Pertamina (Persero) untuk Kabupaten Blora. Distribusi tetap berjalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.

Budhe Rini menjelaskan, bahwa kondisi yang sempat dirasakan masyarakat lebih disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.

Banyaknya pedagang UMKM dadakan yang berjualan takjil, makanan berbuka puasa, dan aneka kuliner sore hari turut mendorong lonjakan konsumsi LPG 3Kg.

Di kawasan sekitar Alun-Alun Blora hingga sepanjang Jalan Pemuda, terlihat peningkatan jumlah pedagang musiman yang cukup signifikan selama Ramadan ini. Hal tersebut berdampak pada tingginya permintaan gas bersubsidi dalam waktu bersamaan.

“Dari hasil koordinasi, tidak ada pengurangan kuota dari Pertamina. Namun melihat tingginya kebutuhan masyarakat selama bulan puasa, kami telah meminta tambahan kuota LPG 3 Kg untuk Kabupaten Blora agar pasokan tetap aman dan mencukupi,” tegas Wakil Bupati.

Pemerintah Kabupaten Blora bersama TNI-Polri dan instansi terkait akan terus melakukan pengawasan distribusi agar tepat sasaran serta mengantisipasi potensi penyelewengan.

BACA JUGA :   Polres Temanggung Tahan Penjual Obat Mercon di Temanggung

Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena stok LPG 3 Kg dalam kondisi aman dan pemerintah telah mengupayakan tambahan kuota guna memenuhi lonjakan kebutuhan selama Ramadan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *