Pakar Fisika Sebut Teori Kuantum Lahirkan Smartphone dan AI

Pesantenanpati.com – CEO Nvidia, Jensen Huang memberikan pernyataannya tentang seberapa pentingnya ilmu fisika di era kecerdasan buatan artificial intelligence (AI).

Pernyataan tersebut direspons oleh seorang Guru Besar Fisika Teori Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Husin Alatas, yang tertulis dalam laman resmi IPB.

Menurutnya, teori kuantum telah melahirkan hampir 80 persen teknologi modern yang manusia gunakan saat ini, termasuk smartphone dan AI.

Smartphone yang memenuhi banyak kebutuhan sehari-hari manusia ditenagai oleh salah satu hasil dari teknologi fisika kuantum, sebuah prosesor yang dibangun dari unit-unit transistor berukuran kurang dari 10 nanometer.

Dengan mengandalkan ketajaman intuisi-imajinasi, ilmu fisika mampu melahirkan banyak terobosan teknologi yang mewarnai peradaban.

Pembelajaran fisika mencakup skala mikroskopik, mesoskopik hingga makroskopik yang memiliki kaitan dengan dua contoh ekstrem, yaitu teori relativitas dan teori kuantum untuk menangani objek-objek yang berada di luar kemampuan indera manusia untuk mengamatinya, seperti elektron dan galaksi.

Teori kuantum yang dibangun secara imajinatif dan berlawanan dengan pengalaman sehari-hari manusia ini telah melahirkan hampir 80 persen teknologi modern, salah satunya smartphone.

Penjelasan intuitif-imajinatif yang diberikan teori kuantum membuka peluang luas bagi pemanfaatannya sehingga pernyataan dari Jensen Huang dapat dipahami, seperti lahirnya teknologi AI yang berpotensi membuat ilmu lain menjadi kurang dibutuhkan lagi kehadirannya. (*)

BACA JUGA :   5 AI Parafrase Gratis yang Cocok Digunakan Pelajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *