Bawaslu Pati Tanggapi Terkait Adanya Data Pemilih dengan Perbedaan Umur

Pesantenanpati.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati menanggapi terkait adanya data pemilih dengan perbedaan umur.

Sebelumnya diinformasikan bahwa Bawaslu Kabupaten Pati menemukan adanya data pemilih dengan perbedaan umur yang tidak sesuai saat proses pencocokan dan penelitian (coklit) pemutakhiran data pemilih.

Menanggapi hal ini, Ketua Bawaslu Pati, Ahmadi menjelaskan bahwa hal demikian terjadi lantaran adanya data yang belum terupgrade sejak pelaksanaan Pemilu 2019.

“Misal umur saat itu masih 47 tahun. Data dari Capil setelah diserahkan ke KPU itu dilakukan mutakhir data di tingkat bawah, ternyata di bawah umurnya sebenarnya 52 tahun. Setelah dikirim ke RI dan turun ini kok balik ke 47. ada seperti itu, ” kata Ahmadi, Rabu (5/7/2023).

Meski demikian, ia menyebut perbedaan data umur tersebut tidak menjadikan data bermasalah, sehingga DPT yang bersangkutan masih memiliki hak pilihnya di Pemilu.

“Tidak masalah, Kan biarpun umur 47 atau 52 tahun sudah sesuai ketentuan,” tambahnya.

BACA JUGA :   Pj Bupati Buka Kegiatan Expo Perguruan Tinggi Tahun 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *