Pemuda di Tulungagung Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Pinjol

Pesantenanpati.comSeorang pemuda di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur berinisial FYP (20) tewas gantung diri diduga akibat tanggungan angsuran pinjaman online (pinjol) yang harus dibayar cukup besar.

Jasad korban ditemukan di Desa Jatidowo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung pada Selasa (15/09/2026).

Korban diketahui sempat melakukan video call dengan saksi sebelum meninggal dunia. Korban juga sempat menyampaikan keinginannya mengakhiri hidup. Saksi kemudian menghubungi orang lain untuk meminta bantuan.

Saksi pun mendatangi rumah korban. Namun saat sampai pada sekitar pukul 11.00 WIB, korban sudah tak sadarkan diri dan diduga sudah meninggal dunia.

Kejadian itu pun disampaikan ke pihak keluarga dan perangkat desa, sebelum diteruskan ke Polsek Rejotangan sekitar pukul 11.18 WIB.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (Ka SPK) bersama anggota jaga dan piket Reskrim Polsek Rejotangan lantas mendatangi lokasi. Pihak polisi masih mendalami kasus ini.

Korban sendiri diketahui bekerja sebagai tenaga cuci peralatan makan di SPPG Tenggur. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung dan tenaga medis dari Puskesmas Banjarejo.

BACA JUGA :   Jokowi Sebut Zainudin Amali Sudah Mengundurkan Diri dari Jabatan Menpora Secara Lisan

“Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Kami bersama Tim Inafis dan petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap korban serta mengumpulkan keterangan dari para saksi,” kata Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto dilansir dari Kompas.

Sejumlah barang bukti yang diamankan yaitu satu unit telepon seluler dan kain yang digunakan dalam kejadian tersebut.

Tim medis dan tim Inafis, menyatakan korban meninggal dunia akibat gantung diri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *