6.308 WNI Korban Scam Kamboja Ajukan Fasilitas Pulang ke KBRI

Pesantenanpati.com – Terhitung sejak 16 Januari hingga 26 Maret 2026, laporan yang diterima oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh dari Warga Negara Indonesia (WNI) korban sindikat penipuan daring di Kamboja, tercatat sebanyak 6.308 orang.

Sebanyak jumlah tersebut, seluruhnya mengajukan permintaan untuk difasilitasi kepulangannya menuju Indonesia. Atas hal itu, KBRI Phnom Penh memberikan fasilitas perpulangan ke Indonesia terhadap 2.528 WNI secara bertahap.

Sementara, fasilitas perpulangan juga beriringan dengan koordinasi yang dijalin antara KBRI dengan Pemerintah Kamboja terkait penghapusan denda overstay. Hingga kini, Pemerintah Kamboja mengabulkan penghapusan tersebut terhadap 4.361 WNI.

Kemudian, KBRI Phnom Penh juga telah menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi 2.346 WNI yang tercatat tidak memiliki dokumen perjalanan, serta fasilitas penampungan sementara untuk menunggu proses perpulangan bagi sekitar 300 WNI dengan keterbatasan finansial.

Melansir dari Detik, meningkatnya pengajuan laporan dari WNI kepada KBRI Phnom Penh ini terjadi dalam dua setengah bulan terakhir, sejalan dengan intensifikasi operasi pemberantasan sindikat penipuan daring oleh Pemerintah Kamboja sejak awal tahun 2026.

BACA JUGA :   Warga Tulungagung Diimbau Tak Lakukan Konvoi Sahur on The Road dengan Sound System

Lantaran Pemerintah Kamboja menetapkan target wilayahnya menjadi bebas atas sindikat penipuan daring sebelum perayaan Tahun Baru Khmer di pertengahan April 2026, arus kedatangan WNI ke KBRI Phnom Penh sampai saat ini masih berlangsung.

KBRI Phnom Penh menegaskan komitmennya untuk terus memberi perlindungan kepada seluruh WNI tanpa mengesampingkan aspek penegakan hukum.

Dalam hal ini, KBRI berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di RI untuk memeriksa WNI korban sindikat penipuan daring di Kamboja, terkait seberapa besar tingkat keterlibatannya terhadap aktivitas ilegal tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *