Pesantenanpati.com – Suara bising yang mengganggu ternyata dapat berpengaruh bagi kesehatan tubuh manusia. Paparan kebisingan yang terus berulang menyebabkan tubuh mengalami stres karena mengganggu komunikasi, mengurangi konsentrasi dan daya ingat, serta meningkatkan risiko kecelakaan.
Melansir Dinas Kesehatan Jakarta, World Health Organization (WHO) mengutarakan masalah gangguan pendengaran menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat.
Dengan hal itu, peringatan Hari Sadar Bising Sedunia diperingati setiap 24 April dengan tujuan untuk menggugah kepedulian masyarakat agar lebih mengenal dan waspada terhadap kebisingan.
Beberapa efek negatif yang terjadi akibat kebisingan yang terus-menerus pada manusia, di antaranya mampu merusak sel-sel pendengaran di telinga, sel-sel rambut yang ada di dalam telinga yang bertugas mentransmisikan sinyal suara ke otak.
Ketika sel rambut dalam telinga rusak, maka informasi suara tidak akan bisa diteruskan ke dalam otak dengan baik.
Selain itu, kebisingan juga dapat mengganggu tidur seseorang, sehingga mengganggu kesehatan lainnya seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung dan depresi. Paparan kebisingan juga dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang.
Tekanan darah tinggi, sakit kepala, dan masalah jantung juga bisa diakibatkan dengan adanya paparan kebisingan secara lebih sering. (*)










