Kenali Gejala Panic Attack, Begini Cara Atasinya!

Pesantenanpati.com – Pernahkah kamu merasa terkena panic attack? Apa sebenarnya panic attack itu? Berikut penjelasannya.

Panic attack adalah suatu kondisi yang membuat seseorang mengalami ketakutan dan kecemasan secara tiba-tiba.

Serangan panik ini bisa terjadi kapan saja, baik karena ada faktor pemicu maupun tanpa faktor pemicu.

Sekalipun dari luar tampak percaya diri dan tenang, banyak tokoh dan selebritis yang terganggu karir dan show mereka akibat serangan panik. Di antaranya adalah Miley Cyrus, Oprah Winfrey, dan Stephen Colbert.

Panic attack atau serangan panik dapat terjadi di mana pun dan kapan pun.

Mereka yang mengalaminya akan merasa sangat ketakutan dan diliputi oleh perasaan cemas yang luar biasa, sekalipun sesungguhnya tidak sedang mengalami bahaya apa pun.

Serangan panik sendiri merupakan timbulnya rasa takut yang datang secara tiba-tiba tanpa penyebab dengan mengalami serangan jantung hingga mengira dirinya sedang kritis.

Serangan panik ini pada umumnya bisa hilang dan banyak dialami oleh remaja wanita hingga dewasa, jika dibandingkan dengan laki-laki, anak-anak dan orang yang sudah berusia.

BACA JUGA :   Penyebab Penyakit Vertigo dan Cara Ampuh untuk Mengatasinya

 

Berikut penyebab panic attack :

  1. Stres berkelanjutan, yang menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak zat kimia pemicu stres, seperti adrenalin
  2. Trauma atau pengalaman yang membuat diri sangat tertekan
  3. Pengendalian amarah yang buruk sehingga lebih rentan mengalami stres
  4. Perubahan suasana secara tiba-tiba maupun mengalami sensory overload, misalnya masuk ke lingkungan yang ramai dan penuh sesak
  5. Masalah kehidupan, misalnya perceraian atau masalah keuangan
  6. Faktor genetik atau riwayat serangan panik dalam keluarga
  7. Perubahan tertentu pada fungsi di beberapa bagian otak
  8. Konsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh, secara berlebihan
  9. Aktivitas fisik yang terlalu berat

 

Berikut gejala serangan panik :

Umumnya, gejala muncul dengan tiba-tiba dan berlangsung selama 5 – 20 menit, hingga 1 jam. Beberapa gejala serangan panik, yaitu:

  1. Rasa gemetaran.
  2. Sakit di tenggorokan dan sulit bernapas.
  3. Detak jantung yang cepat dan keras.
  4. Adanya kram perut.
  5. Sakit dada.
  6. Pusing atau bahkan pingsan.
  7. Rasa mual.
  8. Mati rasa atau kebal.
  9. Keringat berlebihan.

Serangan panik juga mempunyai gejala serupa dengan penyakit lain, seperti serangan jantung.

BACA JUGA :   Cara Menjaga Imunitas Tubuh Agar Tetap Sehat

 

Sedangkan untuk cara menanganinya sebagai berikut :

Jika kamu berada dalam situasi ini, ada beberapa cara meredakan panic attack atau menghilangkan kondisi tersebut guna mengambil kembali kendali atas hidup, antara lain:

  1. Berhenti sejenak untuk cari tahu pemicunya.
  2. Amati pikiran dan rasa yang mengikutinya. Coba sadari apakah hal ini dapat diatasi atau sulit untuk diatasi.
  3. Coba lakukan relaksasi otot dan atur pernapasan. Gunakan metode 5-4-3-2-1 untuk membuat diri lebih tenang.

Dari cara mengatasi panic attack di atas, mungkin pembaca bertanya-tanya bagaimana cara menerapkan metode 5-4-3-2-1. Berikut ini penjelasannya.

  1. Cari, kemudian amati 5 objek.
  2. Dengarkan dan amati 4 suara yang berbeda.
  3. Sentuh 3 objek. Amati tekstur, suhu, serta fungsinya.
  4. Identifikasi dan amati 2 bau yang berbeda.
  5. Sebutkan 1 hal yang bisa Anda cicipi dan amati rasanya.

Tidak ada obat khusus untuk panic attack, namun terdapat beragam pilihan penanganan yang dapat dipraktikkan untuk membantu mengelola gejalanya.

Jika kamu atau orang yang kamu cintai merasa tidak dapat mengontrol diri lagi, segera konsultasikan ke psikolog atau orang ahli terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

BACA JUGA :   Waspada Gejala Penyakit Jantung Pada Wanita Sebelum Terlambat

 

Demikian merupakan penjelasan mengenai panic attack.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *