Pesantenanpati.com – Setiap amalan manusia tentu akan di catat oleh para malaikat, baik amal baik maupun aman buruk. Nantinya semua amal perbuatan manusia itu akan di timbang dan di pertanggungjawabkan.
Semua catatan amalan selama hidup akan di perlihatkan kepada Allah SWT. Pada saat itu, Allah SWT akan mengadili semua manusia sesuai amal dan perbuatannya.
Ø£ÙØŽÙÙÙØ¯Ù Ø£ÙÙÙ ÙØ§Ù Ø¥ÙÙÙÙ٠إÙÙØ§Ù٠اÙÙÙÙÙÙ ÙÙØ£ÙØŽÙÙÙØ¯Ù Ø£ÙÙÙÙ Ù ÙØÙÙ ÙÙØ¯Ùا Ø¹ÙØšÙدÙÙÙ ÙÙØ±ÙسÙÙÙÙÙÙ
Allah SWT berfirman, “Sekarang bawa timbanganmu!”. Tujuannya adalah untuk menimbang 99 kitab dosa, semua kitab ada bobotnya yang akan menentukan seseorang akan masuk surga atau neraka.
 إÙÙÙ٠اÙÙÙÙÙ٠سÙÙÙØ®ÙÙÙÙØµÙ Ø±ÙØ¬ÙÙØ§Ù Ù ÙÙ٠أÙÙ ÙÙØªÙ٠عÙÙÙÙ Ø±ÙØ¡ÙÙØ³Ù Ø§ÙØ®ÙÙØ§ÙØŠÙÙÙ ÙÙÙÙ٠٠اÙÙÙÙÙØ§Ù ÙØ©Ù ÙÙÙÙÙÙØŽÙر٠عÙÙÙÙÙÙÙ ØªÙØ³ÙØ¹ÙØ©Ù ÙÙØªÙØ³ÙØ¹ÙÙÙÙ Ø³ÙØ¬ÙÙÙÙØ§ ÙÙÙÙÙ Ø³ÙØ¬ÙÙÙÙ Ù ÙØ«ÙÙÙ Ù ÙØ¯ÙÙ Ø§ÙØšÙØµÙØ±ÙØ Ø«ÙÙ ÙÙ ÙÙÙÙÙÙÙ: Ø£ÙØªÙÙÙÙÙØ±Ù Ù ÙÙÙ ÙÙØ°Ùا ØŽÙÙÙØŠÙØ§Ø Ø£ÙØžÙÙÙÙ ÙÙÙ ÙÙØªÙØšÙØªÙÙ Ø§ÙØÙØ§ÙÙØžÙÙÙÙØ ÙÙÙÙÙÙÙÙÙ: ÙØ§Ù ÙÙØ§ Ø±ÙØšÙÙØ ÙÙÙÙÙÙÙÙÙ: Ø£ÙÙÙÙÙÙÙ Ø¹ÙØ°ÙØ±ÙØ  ÙÙÙÙÙÙÙÙÙ: ÙØ§Ù ÙÙØ§ Ø±ÙØšÙÙØ ÙÙÙÙÙÙÙÙÙ: ØšÙÙÙ٠إÙÙÙÙ ÙÙÙ٠عÙÙÙØ¯ÙÙÙØ§ ØÙسÙÙÙØ©ÙØ ÙÙØ¥ÙÙÙÙÙÙ ÙØ§Ù ØžÙÙÙ٠٠عÙÙÙÙÙÙ٠اÙÙÙÙÙÙ ÙØ ÙÙØªÙØ®ÙØ±ÙØ¬Ù ØšÙØ·ÙاÙÙØ©Ù ÙÙÙÙÙØ§: Ø£ÙØŽÙÙÙØ¯Ù Ø£ÙÙÙ ÙØ§Ù Ø¥ÙÙÙÙ٠إÙÙØ§Ù٠اÙÙÙÙÙÙ ÙÙØ£ÙØŽÙÙÙØ¯Ù Ø£ÙÙÙÙ Ù ÙØÙÙ ÙÙØ¯Ùا Ø¹ÙØšÙدÙÙÙ ÙÙØ±ÙسÙÙÙÙÙÙØ ÙÙÙÙÙÙÙÙÙ: اØÙØ¶ÙØ±Ù ÙÙØ²ÙÙÙÙÙØ ÙÙÙÙÙÙÙÙÙ: ÙÙØ§ Ø±ÙØšÙÙ Ù ÙØ§ ÙÙØ°ÙÙÙ Ø§ÙØšÙØ·ÙØ§ÙÙØ©Ù Ù ÙØ¹Ù ÙÙØ°ÙÙÙ Ø§ÙØ³ÙÙØ¬ÙÙØ§ÙÙØªÙØ ÙÙÙÙØ§ÙÙ: Ø¥ÙÙÙÙÙÙ ÙØ§Ù ØªÙØžÙÙÙÙ ÙØ ÙÙØ§ÙÙ: ÙÙØªÙÙØ¶ÙØ¹Ù Ø§ÙØ³ÙÙØ¬ÙÙØ§ÙÙØªÙ ÙÙÙ ÙÙÙÙÙØ©Ù ÙÙØ§ÙØšÙØ·ÙاÙÙØ©Ù ÙÙÙ ÙÙÙÙÙØ©ÙØ ÙÙØ·ÙØ§ØŽÙØªÙ Ø§ÙØ³ÙÙØ¬ÙÙØ§ÙÙØªÙ ÙÙØ«ÙÙÙÙÙØªÙ Ø§ÙØšÙØ·ÙØ§ÙÙØ©ÙØ ÙÙÙØ§Ù ÙÙØ«ÙÙÙÙÙ Ù ÙØ¹Ù اسÙ٠٠اÙÙÙÙ ØŽÙÙÙØ¡Ù
Artinya, âSesungguhnya Allah akan membebaskan seorang laki-laki dari umatku atas para pembesar makhluk pada hari Kiamat. Padahal, kepada laki-laki itu akan di tunjukkan sembilan puluh sembilan catatan amal (buruk). Setiap catatannya sepanjang mata memandang. Saat itu, Allah akan bertanya kepadanya, âApakah engkau mengingkari ini? Apakah para malaikat-Ku  telah menzalimimu?â Laki-laki itu menjawab, âTidak, Tuhanku.â Allah kembali bertanya, âApakah memiliki alasan?â Dia menjawab, âTidak, Tuhanku.â Allah melanjutkan, âBenar, engkau memiliki sebuah kebaikan di sisi Kami. Dan pada hari ini, tidak ada kezaliman apa pun kepadamu.â
Tak lama berselang, muncullah sebuah catatan kecil yang berisi kalimat: Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Allah berfirman, âMaka datangkanlah timbanganmu.â Laki-laki itu bertanya, âYa Tuhanku, apa artinya catatan kecil ini di hadapan catatan besar.â Namun, Allah meyakinkan, âSesungguhnya, engkau tidak akan di zalimi.â
Terakhir, Nabi saw menambahkan, âSetelah itu, sembilan puluh catatan diletakkan pada satu ujung timbangan, sedangkan catatan kecil diletakkan di ujung satunya. Anehnya, catatan yang banyak justru mengambang, sedangkan catatan kecil justru memberat. Memang tidak ada yang mengalahkan beratnya asma Allah.ââ Perihal penimbangan amal ini, Allah swt berfirman dalam Al-Quran, âBarangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)-nya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri. Mereka juga kekal dalam neraka Jahannam,â (Q.S. al-Mukimûn [23]: 102-103).
Dari adanya kisah tersebut, kemudian Rasulullah melihat pentingnya kalimat tauhid. Berikut sabda Rasulullah mengenai kalimat tauhid atau asma Allah.
ÙÙØ¥ÙÙÙÙ Ø§ÙØ³ÙÙÙ ÙÙÙØ§ØªÙ Ø§ÙØ³ÙÙØšÙØ¹ÙØ ÙÙØ§ÙÙØ£ÙØ±ÙØ¶ÙÙÙÙ Ø§ÙØ³ÙÙØšÙØ¹ÙØ ÙÙÙÙ ÙÙØ¶ÙØ¹ÙØªÙ ÙÙÙ ÙÙÙÙÙØ©ÙØ ÙÙÙÙØ¶ÙØ¹ÙØªÙ ÙÙØ§ Ø¥ÙÙÙÙ٠إÙÙÙÙØ§ اÙÙÙÙ ÙÙÙ ÙÙÙÙÙØ©ÙØ Ø±ÙØ¬ÙØÙت٠ؚÙÙÙÙÙÙ ÙÙØ§ Ø¥ÙÙÙÙ٠إÙÙÙÙØ§ اÙÙÙÙØ
Artinya, âSesungguhnya jika tujuh lapis dan langit diletakkan pada satu sisi timbangan dan kalimat La ilaha illallah diletakkan pada satu sisi timbangan yang lain, maka kalimat Lailahaillallah akan mengalahkannya.â (HR. Ahmad).
Beberapa hikmah yang dapat dipetik dari kisah dan hadits di atas:
Betapa pentingnya kalimat tauhid untuk menebus dan menghapus dosa hamba yang membacanya.
Malaikat pencatat amal selalu mencatat amal setiap hamba, baik dan buruk.
Pada hari kiamat, Allah akan menunjukkan semua catatan kepada pemiliknya.
Tidak ada dosa besar atau kecil, kecuali telah diperhitungkan dengan matang.
Pertimbangan perbuatan setiap hamba pada hari penghakiman harus dilakukan secara terbuka di hadapan umum.
Siapapun yang berat timbangan kebaikannya, maka akan aman dan bebas dari kehinaan, kesengsaraan dan kehancuran.
Betapa pentingnya iman bagi seorang hamba.
Iman adalah kunci keamanan di akhirat. Jika iman terbawa hingga sakratul maut, masih ada harapan untuk selamat hidup di akhirat, meskipun terlebih dahulu harus menebus dosa-dosa.
Jangan sekali-kali meremehkan kalimat tauhid karena sangat penting dan memiliki keutamaan yang sangat besar. Perbanyaklah mengucapkan kalimat thayyibah dengan harapan menjadi kalimat terakhir yang terucap dan menjadi sebab keselamatan kita di akhirat melalui ridha dan rahmat Allah.
Itulah salah satu amalan yang dapat menyelamatkan seseorang dan akan memberi kebahagiaan dunia akhirat.













