Doa Setelah Membaca Surat Al-Kahfi Beserta Artinya

Pesantenanpati.comSurat Al-Kahfi merupakan salah satu surat yang dianjurkan dibaca setiap hari Jumat. Karena ada sejumlah keutamaan yang dapat diperoleh.

Sejumlah keutamaan itu diantaranya dapat menjadi pelindung dari fitnah Dajjal, diampuni dosa diantara dua Jumat, dipancarkan cahaya saat Hari Kiamat, rumah terhindar dari setan, hingga diberikan rasa tenteram dan tenang.

Sebagai penyempurna bacaan Al-Kahfi, maka dianjurkan juga membaca doa setelahnya. Berikut bacaan doa usai membaca surat Al-Kahfi.

اَللّٰهُمَّ يَا ذَاالْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَالْمَوَاهِبِ الْعِظَامِ، وَخَالِقِ الْحَلَالِ وَالْحَرَامِ، وَالْمُوَفِّقِ مَنْ يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِ إِلٰى أَسْبَابِ وَمُوْجِبَاتِ الْاِلْتِزَامِ. نَسْئَلُكَ اللّٰهُمَّ أَنْ تُحْيِيَنَا عَلٰى الْإِسْلَامِ وَتُمِيْتَنَا عَلٰى الْإِيْمَانِ وَتُرَقِّيَنَا بَيْنَهُمَا فِيْ مَرَاتِبِ الْإِحْسَانِ وَالْإِيْقَانِ وَالْعِرْفَانِ يَاكَرِيْمُ يَا مَنَّانُ

Allâhumma yâ dzal jalâli wal ikrâm wal mawâhibil ‘idhâm wa khâliqil ḫalâli wal ḫarâm wal muwaffiqi man yasyâ-u min ‘ibâdihi ilâ asbâb wa mûjibâtil iltizâm. Nas-aluka-llâhumma an tuḫyîyanâ ‘alal islâm wa tumîtanâ ‘alal îmâni wa turaqqiyanâ bainahumâ fî marâtibil iḫsâni wal îqâni wal ‘irfâni yâ karîmu yâ mannânu

BACA JUGA :   Doa Sebelum dan Sesudah Membaca Asmaul Husna

Artinya: Ya Allah, Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, yang memiliki segala pemberian yang besar, menciptakan halal dan haram, yang menunjukkan jalan kepada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya untuk melakukan sebab-sebab dan kewajiban-kewajiban. Kami memohon kepada-Mu, ya Allah, agar Engkau mengaruniakan kami hidup di atas ajaran Islam, mencabut nyawa kami dalam kondisi menetapi iman, dan menaikkan taraf kehidupan kami di antara Islam dan Iman pada tingkat kebaikan, keyakinan, pengetahuan, wahai Dzat yang Mahamulia, wahai Dzat yang Maha Menganugerahi.

اَللّٰهُمَّ احْفَظْنَا مِنْ كُلِّ فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ وَاشْفِنَا مِنْ كُلِّ سَقَمٍ وَعِلَّةٍ وَاغْفِرْ لَنَا كُلَّ مَعْصِيَّةٍ وَزَلَّةٍ، وَثَبِّتْنَا عَلٰى الْحَقِّ وَالْـمِــلَّةِ وَاجْعَلْ لَنَا مُذَكِّرًا وَمُعِيْنًا مِنْ عِبَادِكَ الْأَدِلَّةِ

Allâhumma-ḫfadhnâ min kulli fitnatin mudhillatin wa-syfinâ min kulli saqamin wa ‘illatin wa-ghfir lanâ kulla ma‘shiyatin wa zallatin, watsabbitnâ ‘alal ḫaqqi wal millati waj‘al lanâ mudzakkiran wa mu‘înan min ‘ibâdikal adillah

Artinya: Ya Allah, jagalah kami dari segala fitnah (cobaan) yang menyesatkan. Sembuhkan kami dari sakit dan penyakit. Ampuni kami dari segala maksiat dan keteledoran kami. Teguhkan hati dan pendirian kami di atas jalan kebenaran dan agama. Jadikan kami hamba yang senantiasa mengingat-Mu dan hamba yang gemar menolong, yakni menjadi bagian dari golongan hamba-Mu yang menunjukkan jalan kebaikan.

BACA JUGA :   Doa Meminta Jodoh Terbaik Menurut Ajaran Islam

وَإِذَا أَرَدْتَ مِنْ عِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنَا إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُوْنِيْنَ، وَلَا الضَّــــآلِّيْنَ، وَلَا مُضِلِّيْنَ، بِمَنِّكَ وَكَرَمِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Wa idzâ aradta min ‘ibâdika fitnatan faqbidlnâ ilaika ghaira maftûnîn(a), wa ladl-dlâllîn(a), wa lâ mudlillîn(a), bi mannika wa karamika yâ arḫamar râḫimîn(a)

Artinya: Apabila Engkau menghendaki fitnah (cobaan) terjadi pada hamba-hamba-Mu maka selamatkanlah kami dalam keadaan tidak terkena fitnah itu, tidak tersesat, juga tidak menyesatkan, dengan karunia-Mu dan kedermawanan-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang di antara semua para penyayang.

اَللّٰهُمَّ اعْصِمْنَا بِفَضْلِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَمِنْ سُوْءِ الْأَعْمَالِ وَفَسَادِ الْأَحْوَالِ، وَفُضُوْلِ الْأَقْوَالِ، وَاهْدِنَا لِمَا يُرْضِيْكَ عَنَّا فِيْ كُلِّ حَالٍ، وَاخْتِمْ أَعْمَارَنَا بِالْحُسْنٰى فِيْ خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ يَا ذَا الْجَلَالِ

Allâhumma-‘shimnâ bi fadl-lika min fitnatil masîḫid dajjâli, wa min sû-il a‘mâlil wa fasâdil aḫwâli wa fudlûlil aḫwâli wa fudlûlil aqwâli, wahdinâ limâ yurdlîka ‘annâ fî kulli ḫâlin, wakhtim a‘mâranâ bil ḫusnâ fî khairin wa ‘âfiyatin wa salâmatin yâ dzal jalâli

Artinya: Ya Allah, jagalah kami dengan karunia-Mu dari fitnah Dajjal, serta dari buruknya perbuatan, rusaknya keadaan, dan berlebihannya perkataan. Berilah kami petunjuk untuk melakukan perbuatan yang Engkau ridhai dalam setiap keadaan. Sudahilah umur-umur kami dengan indah dalam kebaikan, kesehatan, dan keselamatan, wahai Dzat pemilik keagungan.

BACA JUGA :   Doa Menyambut Bulan Suci Ramadan

وَصَلَّى اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَــالَمِيْنَ

Wa shalallâhu ‘alâ sayyidinâ wa nabiyyinâ muḫammadin wa ‘alâ âlihi wa shaḫbihi wa sallam wal ḫamdu lillâhi rabbil ‘âlamîn(a)

Artinya: Semoga Allah limpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Segala puji bagi Allah penguasa segala keberadaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *