Penutupan Porprov Jateng Diwarnai Doa Bersama Atlet yang Meninggal Dunia

Pesantenanpati.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah telah resmi ditutup Jumat (30/10/2026) malam di Stadion Kebondalem, Kendal.

Penutupan Porprov diwarnai dengan doa bersama untuk dua atlet yang meninggal dunia saat berlaha di ajang tersebut.

Dua atlet yang meninggal dunia yakni Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam asal Kabupaten Jepara, dan Ayudiah Rivana Tridiandinata, atlet pencak silat asal Kota Semarang.

“Pertandingan di Porprov ke XVII berjalan lancar. Walaupun di dalam perjalanannya ada sedikit permasalahan-permasalahan. Salah satunya adalah ada dua atlet kita yang meninggal dari Jepara maupun dari Kota Semarang. Semoga beliau berdua mendapatkan ampunan dari Allah dan husnul khatimah,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Ia juga menyampaikan bela sungkawa dan mengapresiasi kerja keras para atlet yang berpartisipasi di ajang tersebut.

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwi Atmoko mengakui bahwa masih terdapat sejumlah kekurangan dan insiden selama pelaksanaan.

“Kami pun melakukan koreksi setiap hari. Mana yang perlu diperbaiki. Sekali lagi saya mengucapkan belasungkawa mendalam. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, kepada keluarga, kepada korban baik yang sekarang sedang sakit dan dua atlet yang meninggal,” ujarnya. (*)

BACA JUGA :   Pameran UMKM hingga Kesenian Tradiosional Pati akan Meriahkan Porprov Jateng 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *