Pesantenanpati.com – Kepala Dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Sukorejo 2 dicopot imbas kasus keracunan makanan yang menimpa 216 orang.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Trenggono mengatakan bahwa pencopotan dilakukan karena yang bersangkutan tak menjalankan tugas dan standar operasional prosedur (SOP).
“Kepala dapurnya pun jelas kita copot ya karena dia juga tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Tidak patuh terhadap SOP itu harus kita copot,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Operasional SPPG Sukorejo 2 juga ditutup selama 30 hari. Kondisi dapur menurutnya juga tak memenuhi syarat.
“Suspend berat 30 hari. Kalau ini yang jelas cukup jelek gitu. Setelah 30 hari akan diadakan suspend permanen gitu ya,” ujarnya.
“Banyak sekali ya SOP yang tidak dilaksanakan,” lanjutnya.
Keracunan MBG sebelumnya dialami 137 orang, namun bertambah menjadi 216 orang.
“Sampai tadi malam masih ada siswa SMA 1 Tunjungan yang masuk di rumah sakit 2 anak. Jadi, sampai tadi malam perkembangan jam 21.30 WIB itu jumlah korban 216 orang, termasuk di dalamnya ada penerima manfaat 3B,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora, Edy Widayat. (*)













