Pemkab Pati Dorong Percepatan Penurunan Stunting

Pati, Pesantenanpati.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berupaya dan berkomitmen untuk menurunkan angka stunting.

“Stunting adalah masalah serius yang dapat berakibat jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Jumani.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya tanggung jawab bidang Kesehatan saja, namun seluruh sektor harus terlibat, termasuk sanitasi, infrastruktur, pendidikan serta ketahanan pangan dan gizi.

Selanjutnya, dia menjelaskan berdasarkan Survey Kesehatan Indonesia tahun 2023, presentase stunting di Pati Bumi Mina Tani turun sebanyak 4,5 persen daripada tahun 2022.

“Penurunan ini patut kita syukuri bersama. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Kita harus terus berupaya untuk menurunkan angka stunting hingga mencapai target nasional yaitu 14% pada tahun 2024,” ujar Jumani.

Lebih lanjut, dia berharap diskusi masalah stunting dapat menghasilkan langkah efektif dan terukur guna mencapai target nasional.  Jumani juga meminta seluruh peserta aktif memberikan ide dan masukan yang inovatif.

“Kepada TPPS Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) sejumlah 1.020 Tim yang sudah terbentuk agar segera menindaklanjuti dan bertanggungjawab dalam penurunan stunting di Kabupaten Pati,” jelasnya.

BACA JUGA :   Ramalan Cuaca Pati (15/3): Bakal Diguyur Hujan

Kemudian, Jumani menegaskan bahwa perlu dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala pada program yang sudah dilaksanakan.

Dia meminta pemerintah desa (pemdes) mengalokasikan anggaran melalui APBDes guna melakukan percepatan penurunan stunting, terkhusus di 30 desa lokasi fokus (lokus) stunting 2024.

“Dengan kerjasama dan komitmen dari semua pihak, saya yakin kita dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Pati dan mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas,” pungkas Jumani. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *