Kelangkaan BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Sulsel, Harga Pedagang Eceran Melambung Tinggi

Pesantenanpati.com – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami antrean panjang, akibat dari kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Selain itu, kelangkaan BBM subsidi juga mengakibatkan sejumlah pengecer hingga Pertamini menaikkan harga BBM jenis pertalite hingga pertamax dengan sangat tinggi.

Jika harga BBM jenis pertalite di pedagang eceran biasanya dijual hanya Rp15.000 untuk ukuran botol besar air mineral, kini BBM jenis tersebut dijual hingga sebesar Rp35.000. Sementara itu, BBM jenis pertalite untuk ukuran botol mineral sedang dibanderol seharga Rp25.000.

“Saya tidak masalah beli lebih mahal daripada mengantri berjam-jam. Ini saja sulit bisa dapat,” ungkap salah satu warga Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Provinsi Sulsel, bernama Rahma, dikutip dari Antara News.

Menurut Rahma, kondisi terkait dengan kelangkaan BBM telah memengaruhi sejumlah aktivitas sehari-hari yang dilakukannya, seperti mengantar anak ke sekolah, mengunjungi kerabat hingga urusan pekerjaan di luar kantor.

Selain itu, seorang pedagang BBM eceran asal Kabupaten Takalar, Provinsi Sulsel, Muliati, mengaku harus menunggu di waktu dini hari mulai pukul 01.00 hingga 02.40 WITA, untuk dapat memperoleh BBM di SPBU.

BACA JUGA :   Polisi Masih Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Pempuan di Kos Pati

Hal tersebut dipilih lantaran waktu antrenya dinilai lebih singkat dibanding jika melakukan antrean saat siang hari, yang bisa mencapai hingga empat sampai lima jam. Oleh sebab itu, besarnya harga yang ditetapkan harus dilakukan demi memperoleh produk energi tersebut.

“Sekarang, sudah tidak masalah, yang diberikan pertalite atau pertamax yang penting kita menjual karena kalau tidak begitu, mata pencarian kami pedagang kecil akan hilang,” jelas Muliati, dikutip Senin (14/09/2026). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *