Pesantenanpati.com – Pemerintah bakal melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi basah selama mudik Idulfitri 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, potensi hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi masih berpotensi melanda sejumlah wilayah di Indonesia selama periode mudik.
“Menurut BMKG, potensi bencana hidrometeorologi basah masih berada pada kategori menengah hingga tinggi di beberapa wilayah Indonesia,” ujarnya dilansir dari Bisnis.com.
Selain itu, cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di wilayah Pantai Selatan Indonesia hingga Sulawesi dan Papua.
“Jadi ini yang salah satu yang terus kita antisipasi sehingga periode mudik ini juga berpotensi dalam suasana cuaca yang masih hujan,” ujarnya.
OMC ini akan dilaksanakan oleh sejumlah pemerintah provinsi.
“Operasi Modifikasi Cuaca itu terus dilangsungkan sesuai dengan kebutuhan. Terima kasih kepada beberapa pemerintah provinsi yang mendukung BMKG dan BNPB dalam melakukan operasi modifikasi cuaca,” jelasnya.
Selama mudik, sebanyak 191 unit pelaksana teknis BMKG juga akan siaga untuk memantau perkembangan kondisi cuaca di berbagai wilayah. (*)











