Kemenhaj Lakukan Pengkajian Atas Usulan War Tiket Antrean Haji

Pesantenanpati.com – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) tengah melakukan pengkajian terhadap usulan War Tiket untuk digunakan sebagai cara untuk mengatasi persoalan antrean haji yang berlangsung selama puluhan tahun.

Nantinya, skema program War Tiket ini akan memberi pengumuman terkait biaya haji tahun berjalan dan pembukaan pendaftaran di tanggal tertentu. Artinya, siapa saja yang siap secara finansial maupun fisik dapat langsung mendaftarkan diri untuk berangkat di tahun yang sama.

Melansir dari CNN Indonesia, skema War Tiket ini dinyatakan secara langsung oleh Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan dalam rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 Hijriah.

“Semacam War Tiket. Apakah perlu kita memikirkan hal seperti itu lagi? Tentu ini bukan hal yang gampang diputuskan, tapi sebagai sebuah wacana, tentu sah-sah saja untuk dipikirkan,” jelas Gus Irfan, dikutip Sabtu (11/04/2026).

Pada penjelasannya, Irfan juga mengatakan terkait program tersebut yang berangkat dari pemikiran progresif di internal Kemenhaj, termasuk juga Wakil Menhaj (Wamenhaj), dengan tujuan mencari solusi agar calon jemaah tidak perlu lama menunggu pemberangkatan.

BACA JUGA :   Wacana Satu Harga Beras Masih Belum Ada Kelanjutan

“Muncul pemikiran apakah perlu antrean yang begitu lama? Apakah tidak perlu dipikirkan bagaimana kita kembali ke zaman sebelum ada BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji)?” katanya di Asrama Haji Grand El Hajj atau Asrama Haji Cipondoh, Tangerang.

Selain itu, wacana tersebut juga sejalan dengan ambisi dari Presiden RI, Prabowo Subianto untuk melakukan perubahan terhadap penyelenggaraan haji di era Kabinet Merah Putih, di antaranya adalah peringkasan masa tunggu haji yang selama ini menjadi tantangan bagi umat Muslim. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *