Pesantenanpati.com – Sebanyak 66.510 personel TNI kini bersiaga untuk mencegah dan melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Pusat Penerangan (Puspen) TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 16.740 personel diterjunkan untuk melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah.
“Sebanyak 66.510 personel TNI disiagakan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla, sebagai bentuk kesiapan TNI membantu pemerintah dalam menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Pengerahan pasukan dilakukan dengan mengutamakan kecepatan untuk mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain. Penanganan dilakukan dengan melibatkan Polri, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya.
Personel yang dikerahkan akan melakukan pemantauan dan patroli hingga pemadaman serta pendinginan di lokasi terdampak karhutla.
“Termasuk melibatkan masyarakat dalam menjaga wilayah dari potensi terjadinya karhutla,” ujarnya.
Pihaknya memastikan personel yang bersiaga dapat digerakkan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan. Sehingga penanganan karhutla dapat dipercepat.
“Kesiapsiagaan dan pengerahan personel tersebut merupakan wujud komitmen TNI untuk senantiasa hadir membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana karhutla,” ujarnya. (*)







