Pesantenanpati.com – Rutinitas pagi menjadi salah satu alasan penting bagi penderita atau bahkan manusia sehat untuk menghindari penyakit asam urat. Tanda adanya gejala nyeri, pembengkakan hingga rasa panas di area persendian berasal dari meningkatnya kadar asam urat secara perlahan.
Melansir dari CNBC Indonesia, permulaan hari yang dilalui dengan aktivitas sehat menghasilkan ginjal yang dapat berfungsi dengan baik disertai pengurangan peradangan. Oleh karena itu, mulailah rutinitas pagi yang baru seperti dengan konsumsi air hangat dengan lemon.
Air lemon hangat di pagi hari dapat melancarkan pencernaan dan mendorong pembuangan kadar asam urat yang ada di dalam tubuh. Pembuangan kadar tersebut didapat dari kandungan vitamin C di dalam lemon yang ekskresinya dibantu melalui urine.
Dikarenakan asam urat disebut lebih mudah menyerang pria khususnya yang berusia di atas 30 tahun, HK Choi bersama rekannya di tahun 2009 membuat sebuah penelitian dengan koresponden sekitar sebanyak 47.000 pria.
Selama dalam kurun waktu 20 tahun, penelitian tersebut akhirnya menghasilkan bukti, bahwa asupan vitamin C yang lebih tinggi dapat menurunkan risiko asam urat yang jauh lebih rendah. Sementara, konsumsi air putih yang cukup dapat membuang racun dari dalam tubuh.
Hal ini dikarenakan air putih berperan penting untuk mengencerkan asam urat dan membantu fungsi ginjal agar tetap optimal. Dua hingga tiga gelas air putih setiap pagi terbukti mendukung fungsi ginjal dan mencegah pembentukan kristal asam urat di persendian.
Hindari minuman dengan kandungan kafein yang tinggi seperti the maupun kopi di pagi hari atau dalam kondisi perut kosong. Kandungan kafein disebut dapat membuat tubuh menambah dehidrasi serta membebani fungsi ginjal. (*)













