Pesantenanpati.com – Sejumlah riset mengungkapkan terkait dengan jenis makanan tertentu yang jika dikonsumsi dapat memperbesar risiko penyakit kanker lantaran adanya kandungan senyawa akrilamida di dalamnya.
Diketahui, kanker merupakan sebuah kondisi medis yang dipicu oleh pertumbuhan sel yang tidak wajar di dalam tubuh dan menjadi salah satu penyebab kematian utama di tingkat global tanpa memandang batasan usia.
Penyakit ini disebut mampu dipengaruhi oleh sejumlah aspek, di antaranya mulai dari faktor keturunan, kebiasaan hidup, hingga asupan nutrisi sehari-hari.
Melansir dari CNBC Indonesia, penjelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyebut bahwa akrilamida merupakan zat kimia yang muncul secara alami pada makanan ketika diproses dengan suhu tinggi, seperti melalui penggorengan maupun pemanggangan.
Zat akrilamida ini terbentuk dalam makanan nabati yang kaya akan pati, terutama ketika dimasak di atas suhu 120 derajat Celcius. Zat ini diklasifikasikan sebagai sebuah karsinogen potensial bagi manusia yang banyak disarankan oleh badan kesehatan untuk mengurangi tingkat konsumsinya.
Di antara jenis makanan yang mampu membentuk kadar akrilamida yang berpotensi menyebabkan kanker, seperti pada gorengan, biskuit dan kue kering kemasan, roti panggang dan roti kecokelatan, kopi dan serela sarapan kemasan.
Dalam studi keamanan pangan, kadar akrilamida dalam gorengan dapat berkisar antara 200 hingga 2000 µg/kg, biskuit berada kisaran 160 hingga 1000 µg/kg, roti panggang antara 50 hingga 500 µg/kg, kopi yang dapat mengandung 5 hingga 400 µg/kg dan serela yang sejumlah 150 hingga 1200 µg/kg. (*)













