803 Siswa di Grobogan Keracunan MBG, Pemprov Turun Tangan

Pesantenanpati.com – Sebanyak 803 siswa di Grobogan, Jawa Tengah keracunan makanan dalam program makan bergizi gratis (MBG).

Jumlah tersebut berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan per Selasa, 13 Januari 2026 pukul 06.00 WIB. Sebanyak 688 siswa telah dinyatakan sembuh, sedangkan 115 orang masih menjalani perawatan.

Keracunan makanan itu terjadi pada Jumat-Sabtu (9-10/1/2026) di sejumlah sekolah dan satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Siswa yang keracunan diantaranya dari SMP, SMK, dan SD negeri di wilayah Ngroto, hingga PAUD Ngroto, SD Glapan, SD Trisari, serta SD Penadaran, Kabupaten Grobogan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah turun tangan. Sekretaris Daerah Jateng Sumarno mengatakan bahwa penanganan dan penelusuran dilakukan pasca kejadian.

Dinas Kesehatan Jateng saat ini tengah melakukan assessment menyeluruh untuk memastikan sumber dugaan keracunan. Dari mulai penyediaan makanan, mulai dari penyiapan bahan, proses memasak, hingga penyajian kepada para siswa.

“Kami dari Dinas Kesehatan sedang mengasesmen penyebabnya. Mudah-mudahan semua yang masih memerlukan penanganan medis bisa segera pulih dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Saat ini kami fokus mencari penyebabnya secara detail,” ujarnya.

BACA JUGA :   Semarang Siap Jadi Tuan Rumah 55th ASEAN Economic Ministers

Waktu pengolahan makanan juga diperhatikan hingga standar higienitas bahan dan proses memasak.

“Ini penting sebagai langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” jelasnya.

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Dinas Kesehatan juga terlibat dalam pembahasan dan penanganan kasus tersebut, termasuk terkait evaluasi dan langkah lanjutan sesuai kewenangan masing-masing.

“Kalau masalah sanksi dan sebagainya dari BGN ya,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *