7 Penyebab Medis Ketindihan dan Cara Mengatasinya

Pesantenanpati.com – Orang Indonesia percaya bahwa penyebab dari ketindihan adalah makhluk halus atau roh. Namun nyatanya, dalam dunia medis kondisi ketindihan ini dapat dijelaskan. Ketindihan adalah keadaan tidur di mana kamu tiba-tiba bangun tetapi tidak dapat menggerakkan bagian tubuh seolah-olah tertindih. Kondisi tersebut terjadi karena banyak hal. Simak penjelasan berikut ini beberapa penyebab seseorang mengalami ketindihan :

  • Gangguan tidur (insomnia, narkolepsi, dll.)

  • Tidur dengan posisi terlentang, yang menyebabkan tekanan pada paru-paru

  • Faktor genetik

  • Penyakit atau gangguan kesehatan jiwa (trauma, PTSD, dll.) • Faktor usia

  • Kecanduan obat

Ada beberapa hal yang harus kamu lakukan saat mengalami ketindihan. Pada dasarnya, cobalah untuk tetap tenang dan tidak melawan balik. Jangan lupa untuk melakukan hal berikut :

  1. Tidur yang cukup

Ketindihan berhubungan erat dengan kurang tidur. Jadi pastikan kamu cukup tidur sekitar 7-8 jam sehari.

  1. Tidur dan bangun pada waktu yang sama

Untuk menghindari ketindihan, kamu juga bisa membiasakan diri tidur dan bangun pada waktu yang bersamaan. Hal ini adalah cara yang tepat untuk menghindari ketindihan.

  1. Ubah posisi tidur

Mengubah posisi tidur juga dapat membantu mengatasi ketindihan. Apalagi jika kamu sering mengalami tekanan saat tidur terlentang. Misalnya, kamu dapat membiasakan diri tidur miring.

  1. Menenangkandiri sebelum tidur

Menenangkan diri sebelum tidur juga dapat menjadi cara mengatasi depresi. Kamu dapat melakukan aktivitas seperti meditasi, membaca buku, mendengarkan lagu atau mengendurkan otot.

  1. Hindari stres

Stres dapat menyebabkan berbagai gangguan tidur, termasuk ketindihan. Jadi hindari stress dengan menggunakan lilin aromaterapi, mendengarkan musik sebelum tidur dan lainnya.

  1. Ciptakan suasana kamar tidur yang nyaman

Suasana di kamar tidur juga dapat mengatsi ketindihan. Mulailah  membersihkan kamar sebelum tidur, nyalakan lampu malam, ganti seprai dan gunakan kasur dan bantal yang nyaman. Ingatlah untuk menjauhi perangkat elektronik setidaknya 30 menit sebelum tidur.

  1. Baca doa untuk menghilangkan depresi saat tidur

Cara terakhir yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi ketindihan yaitu dengan membaca doa sebelum tidur. Mintalah pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu di jaga selama tidur.

BACA JUGA :   Inilah Cara Mudah untuk Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *