Pati, Pesantenanpati.com – Bencana alam banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, disebut semakin memprihatinkan setelah berlangsung selama dua tahun terakhir.
Kondisi tersebut diketahui terjadi akibat hancurnya ekosistem mangrove yang ada di kawasan pesisir beserta jebolnya tanggul sepanjang 110 meter. Hal ini mengakibatkan puluhan rumah warga terendam hingga menenggelamkan ratusan hektare tambak.
Melansir dari NU Online, Kepala Desa Tunggulsari, Setyo Wahyudi, menjelaskan terkait adanya banjir rob yang telah merendam seluruh hunian di wilayah RT 05, dimana terdapat setidaknya 36 rumah yang terdampak langsung hingga mengganggu aktivitas harian 96 warga setempat.
“Banjir rob ini sudah terjadi selama dua tahun terakhir. Kondisinya sangat parah, setiap hari rumah mereka terendam air,” ujar Setyo, dikutip Kamis (11/06/2026).
Dalam hal ini, bencana tersebut diketahui perlahan mematikan mata pencaharian mayoritas warga yang 90 persennya berprofesi sebagai petambak, dimana separuh dari total 160 hektare lahan budi daya ikan nila saat ini dinyatakan tidak lagi produktif karena terendam air laut.
“Dampak lain yang pasti adalah rusaknya lahan-lahan produktif petani tambak ikan nila. Dari total 160 hektare itu, 80 hektare sudah rata dengan air,” jelasnya.
Hal itu membuat para petambak harus menanggung kerugian materiil yang sangat besar dengan prediksi total kumulatif para petani tambak pada siklus pasang musim semi ini saja yang telah menembus angka lebih dari Rp2 miliar.
Padahal, jumlah miliaran tersebut saja belum termasuk dalam hitungan kerusakan aset dari lahan mereka.
“Tahun 2025 kami telah melakukan penanggulan secara swadaya. Namun pada bulan Januari lalu sudah kembali jebol dan hilang semua. Dari pemerintah belum ada sama sekali penanganan untuk tanggul tersebut,” katanya.
“Kalau ini tidak ada penanganan lebih lanjut dari pemerintah, bukan hanya menimbulkan kerugian di sektor budi daya ikan, tetapi ada potensi hilangnya permukiman di wilayah desa kami,” imbuhnya. (*)












