Pesantenanpati.com – Sumur bor di Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep mengeluarkan air bercampur lumpur dan menyemburkan diduga gas yang bisa disulut api.
Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk melakukan pemeriksaan terhadap sumur bor tersebut.
Pemkab juga meminta Pemprov Jatim mengerahkan tim untuk mengkaji semburan tersebut.
“Untuk meminta agar mengerahkan tim melakukan kajian atas semburan itu,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Surat dilayangkan ke Pemprov Jatim mengingat kewenangan penanganan terkait kandungan gas ada di Pemprov.
“Memang saat ada temuan, yang diduga mengarah pada kandungan gas, itu jadi kewenangan pemerintah provinsi,” ujarnya.
Pemkab Sumenep juga telah menerjunkan tim gabungan untuk mengecek kondisi di lapangan. Mereka telah melakukan penutupan sementara terhadap sumur bor tersebut untuk mengurangi risiko semburan kembali.
“Tim kita (kabupaten) sudah datang ke lokasi, mengecek kondisi terkini,” ujarnya.
Tim juga telah mengambil sampel air dari sumur bor untuk diuji di laboratorium. Pemkab juga belum bisa memastikan jenis gas yang diduga terkandung di dalamnya.
“Tapi akan ada kandungan gas atau tidak, tentu butuh penelitian lebih lanjut,” katanya. (*)













