Pemerintah Diminta Antisipasi Dampak El Nino dan La Nina di Tahun Depan

Pesantenanpati.com – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyebut terkait dengan Pemerintah Republik Indonesia (RI) yang diminta untuk melakukan pengantisipasian terhadap dampak El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga kuartal I-2027.

Dalam hal ini, Wakil Ketua DEN, Mari Elka Pangestu, mengatakan bahwa fenomena tersebut nantinya akan disusul dengan adanya La Nina yang diperkirakan muncul pada pertengahan tahun 2027.

Atas adanya perubahan kondisi iklim tersebut, Pemerintah RI diminta untuk melakukan antisipasi sejak dini, utamanya melalui penjagaan terhadap produksi dan ketersediaan pangan serta mengendalikan harga bahan pangan yang berisiko mengalami peningkatan akibat kekeringan.

“Diperkirakan El Nino akan berlangsung bisa saja sampai kuartal pertama tahun depan dan kemudian terjadi La Nina pertengahan tahun depan,” ujar Mari di Istana Merdeka, Jakarta, dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (21/10/2026).

Guna menjalankan sejumlah upaya antisipasi tersebut, Mari menekankan pentingnya penggunaan data dan prakiraan cuaca untuk dapat melakukan identifikasi terkait dengan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Nantinya, Pemerintah akan mampu menentukan langkah antisipasi yang sesuai dengan kondisi setiap daerah, seperti penyediaan dan penggunaan pompa air yang tepat, pengaturan waktu tanam, hingga kemungkinan menunda penanaman apabila kondisi kekeringan tidak memungkinkan.

BACA JUGA :   Motif Pria Maling Dalaman Wanita di Bantul, Bikin Kaget

Namun selain kekeringan, Pemerintah RI juga perlu melakukan antisipasi terkait dengan adanya potensi bencana banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung, utamanya ketika kondisi cuaca berubah, dari El Nino menjadi La Nina. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *