Kebakaran Terjadi di Gedung RSUD Madi Papua Tengah

Pesantenanpati.com – Kebakaran terjadi di Gedung Ruang Terpadu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madi di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/4/2026) siang. Kapolres Paniai, AKBP Roycke Betaubun mengatakan bahwa ada dua personel polisi yang terluka akibat kejadian ini.

Mereka adalah Kasat Samapta dan Kanit Sosbud Intelkam Polres Paniai yang berniat mengamankan pasien di ruang isolasi anak dan ruang rawat inap dewasa. Namun justru terkena ledakan tabung oksigen.

Awalnya, mereka mendorong tempat tidur pasien keluar dari zona bahaya saat kebakaran terjadi. Namun pada saat yang sama, tabung oksigen di ruangan tersebut meledak dan menyebabkan kaca jendela hancur dan serpihannya mengenai petugas.

“Anggota kami terkena serpihan kaca di bagian punggung, leher, dan kaki saat sedang berupaya mendorong bed pasien keluar dari zona bahaya,” kata AKBP Roycke Betaubun dilansir dari Kompas.

Diduga, api pertama kali muncul dari Ruang Terpadu sekitar pukul 11.40 WIT. Petugas kebersihan dan staf RS sempat berupaya memadamkan, namun titik api lain muncul dan merambat cepat.

BACA JUGA :   Tiga Rumah di Sulawesi Barat Terbakar Akibat Anak-anak Mainan Korek Api

“Setelah api awal padam, muncul titik api lain yang lebih besar. Kondisi bangunan membuat si jago merah dengan cepat melahap seluruh bagian dalam ruangan terpadu,” ujarnya.

Untuk memadamkan api, satu unit mobil water cannon milik Polres Paniai dan mobil penyuplai air dari BPBD Paniai dikerahkan. Api berhasil dijinakkan pada 13.45 WIT.

Kerugian dari peristiwa ini mencapai Rp3 miliar hingga Rp4 miliar. Ada dugaan kebakaran terjadi karena arus pendek listrik. Namun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Beruntung tak ada korban jiwa.

“Ada berbagai asumsi, mulai dari arus pendek listrik hingga dugaan keterlibatan pasien gangguan jiwa (ODGJ). Namun, kami tidak ingin berspekulasi dan masih menunggu hasil penyelidikan menyeluruh,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *