BMKG Deteksi Ada Gelombang Tsunami di Sulawesi dan Maluku

Pesantenanpati.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan konfirmasi terkait gelombang tsunami dengan ketinggian minor 9-18 centimeter (cm), yang sudah mulai tercatat di tiga lokasi pengamatan pascagempa tektonik magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi.

Dalam hal ini, Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama mengatakan bahwa tiga wilayah yang telah terdeteksi gelombang tsunami tersebut di antaranya adalah Ulu Siau (Sulawesi Utara), Melonguane (Sulawesi Utara), dan satu titik pantau di wilayah Maluku Utara.

Meski anomali gelombang yang tiba saat ini tergolong kecil, namun BMKG meminta kepada masyarakat yang ada di wilayah terdampak untuk tidak menurunkan kewaspadaan dan tetap mematuhi arahan evakuasi yang berlaku.

Sementara berdasar pada estimasi pemodelan tsunami yang dikeluarkan sebelumnya, potensi puncak ketinggian gelombang di sejumlah wilayah pesisir diproyeksikan mampu mencapai status “Siaga” hingga “Awas”.

Oleh sebab itu, Nelly mengeluarkan imbauan terhadap seluruh elemen masyarakat maupun Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus melakukan pemantauan terhadap pemutakhiran data gelombang laut secara berkala melalui kanal resmi institusi tersebut.

BACA JUGA :   BMKG Sebut Kehadiran La Nina di Indonesia hingga Tahun Depan

“Kami meminta seluruh masyarakat untuk terus memantau atau mengikuti informasi yang diberikan oleh BMKG karena menurut pemodelan, ada beberapa wilayah yang dari sisi pemodelan akan siaga,” ujar Nelly dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Antaranews, Selasa (09/06/2026).

Perlu diketahui, peringatan dini terhadap bencana alam tsunami tersebut diumumkan kurang dari 10 menit pascagempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Laut Sulawesi, Senin pagi pukul 06.37 WIB. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *